Hasil Kunjungan Mendag, Swiss Percepat Ratifikasi IE-CEPA

Sabtu, 25 Mei 2019 - 02:14 WIB
Hasil Kunjungan Mendag,...
Hasil Kunjungan Mendag, Swiss Percepat Ratifikasi IE-CEPA
A A A
JAKARTA - Dewan Federal Swiss telah menerbitkan dokumen resmi terkait perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan negara-negara EFTA (IE-CEPA) dan diajukan ke Parlemen Swiss pada Rabu (22/5) waktu setempat, untuk mendapatkan persetujuan. Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita menyampaikan, langkah yang dilakukan Swiss ini merupakan hasil tindak lanjut pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Swiss Guy Parmelindi pada 9 Mei 2019 lalu di Bern, Swiss.

“Hal tersebut merupakan kabar baik dari Swiss dan menunjukkan keseriusan penyelesaian proses ratifikasi IE-CEPA, sekaligus menandakan bahwa negara-negara EFTA (Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein) menjadi kelompok negara-negara Eropa pertama yang memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia,” ujar Mendag Enggar.

Indonesia dan negara-negara EFTA menandatangani IE-CEPA pada 16 Desember 2018 di Jakarta. Mendag menjelaskan, perjanjian ini akan meningkatkan akses pasar dan kepastian hukum di bidang perdagangan barang dan jasa bagi Indonesia dan EFTA.

Selain itu, perjanjian juga mencakup berbagai ketentuan mengenai investasi, perlindungan kekayaan intelektual, penghapusan hambatan nontarif, termasuk ketentuan sanitasi dan fitosanitasi, kompetisi, fasilitasi perdagangan, perdagangan dan pembanguan berkelanjutan, serta kerja sama ekonomi.Pada 2018 Indonesia termasuk ke dalam 40 mitra dagang utama dengan Swiss.

"Dengan adanya IE-CEPA ini, ke depannya diharapkan Indonesia dan Swiss dapat meningkatkan perdagangan bilateral yang saling menguntungkan. Kita juga berharap Swiss dapat meningkatkan investasinya di Indonesia,” kata Mendag.

Ditambah lanjut Mendag, pemerintah berkomitmen menyosialisasikan keuntungan dari IE-CEPA kepada publik, termasuk pelaku usaha dan asosiasi di berbagai sektor agar dapat memanfaatkan perjanjian ini untuk kepentingan ekonomi secara luas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mendag Zulkifli Hasan:...
Mendag Zulkifli Hasan: Perundingan Dagang RI–Peru Perlu Dipercepat
Bea Masuk Australia...
Bea Masuk Australia Jadi 0%, Mendag: IA-CEPA Kurangi Defisit Perdagangan
Lewat IA-CEPA Indonesia...
Lewat IA-CEPA Indonesia Bidik Negara Dunia Ketiga
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Bersamaan dengan IA-CEPA...
Bersamaan dengan IA-CEPA Ada AHKFTA, Wamendag Jerry Sambuaga: Ini Prestasi
Keberhasilan Pemanfaatan...
Keberhasilan Pemanfaatan IA-CEPA Ada di Tangan Pelaku Usaha
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved