Bersamaan dengan IA-CEPA Ada AHKFTA, Wamendag Jerry Sambuaga: Ini Prestasi
Rabu, 08 Juli 2020 - 15:58 WIB
loading...
Hampir bersamaan dengan diberlakukannya Indonesia-Australia Economic Comprehensive Agreement (IA-CEPA), diberlakukan pula ASEAN-Hong Kong Free Trade Agreement (AHKFTA).
A
A
A
JAKARTA - Hampir bersamaan dengan diberlakukannya Indonesia-Australia Economic Comprehensive Agreement (IA-CEPA), diberlakukan pula ASEAN-Hong Kong Free Trade Agreement (AHKFTA). Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan bahwa ini adalah prestasi perundingan perdagangan Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dengan Kementerian dan lembaga terkait.
Menurut Jerry, hasil-hasil positif perundingan perdagangan ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan akses pasar barang dan jasa produk Indonesia dan kerja sama ekonomi lainnya. “Ini sesuai dengan visi presiden untuk memperkuat struktur ekonomi Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan ekspor. Saya mengapresiasi tim kami di kemendag dan kementerian serta lembaga lain yang bekerja keras selama bertahun-tahun.”
Lebih lanjut, Jerry mengatakan bahwa Hongkong adalah pintu gerbang atau hub perdagangan barang dan jasa. Dengan pemberlakukan AHKFTA, produk-produk Indonesia akan dipermudah berkaitan dengan tariff sehingga meningkatkan daya saing di kawasan regional maupun global.
“Ada 4956 pos tarif yang dihapus alias 0%. Ini artinya, harga produk Indonesia akan terdongkrak daya saingnya dibandingkan produk serupa dari negara lain. Kami berharap para pelaku usaha bisa memanfaatkan ini,” kata Jerry.
Seperti dalam IA-CEPA, Wamendag menekankan bahwa AHKFTA bukan hanya soal perdagangan produk barang, tetapi juga jasa, pengamanan perdagangan, standarisasi, kerjasama ekonomi, kerja sama teknis, hak kekayaan intelektual dan ketentuan lainnya. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha di banyak sektor, termasuk UMKM. Karena itu menurutnya, diharapkan peluang ini diantisipasi dengan baik.
Menurut Jerry, hasil-hasil positif perundingan perdagangan ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan akses pasar barang dan jasa produk Indonesia dan kerja sama ekonomi lainnya. “Ini sesuai dengan visi presiden untuk memperkuat struktur ekonomi Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan ekspor. Saya mengapresiasi tim kami di kemendag dan kementerian serta lembaga lain yang bekerja keras selama bertahun-tahun.”
Lebih lanjut, Jerry mengatakan bahwa Hongkong adalah pintu gerbang atau hub perdagangan barang dan jasa. Dengan pemberlakukan AHKFTA, produk-produk Indonesia akan dipermudah berkaitan dengan tariff sehingga meningkatkan daya saing di kawasan regional maupun global.
“Ada 4956 pos tarif yang dihapus alias 0%. Ini artinya, harga produk Indonesia akan terdongkrak daya saingnya dibandingkan produk serupa dari negara lain. Kami berharap para pelaku usaha bisa memanfaatkan ini,” kata Jerry.
Seperti dalam IA-CEPA, Wamendag menekankan bahwa AHKFTA bukan hanya soal perdagangan produk barang, tetapi juga jasa, pengamanan perdagangan, standarisasi, kerjasama ekonomi, kerja sama teknis, hak kekayaan intelektual dan ketentuan lainnya. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha di banyak sektor, termasuk UMKM. Karena itu menurutnya, diharapkan peluang ini diantisipasi dengan baik.
Lihat Juga :