Keberhasilan Pemanfaatan IA-CEPA Ada di Tangan Pelaku Usaha

Selasa, 14 Juli 2020 - 14:35 WIB
loading...
Keberhasilan Pemanfaatan...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA) . Menurutnya, kerja sama ini mempunyai potensi besar karena bukan sekedar perjanjian yang biasa.

"Para pelaku usaha, termasuk pemerintah harus manfaatkan IA-CEPA, sebab perjanjian ini tidak banyak dimiliki negara lain," kata Jerry dalam acara webinar secara virtual, Selasa (14/7/2020).

Jerry menjelaskan, dalam perjanjian itu ada sekitar 6.474 pos tarif yang dieliminasi sehingga tarif bea masuknya 0%. Dengan begitu, ekspor produk yang termasuk dalam kategori kesepakatan bersama bebas bea masuk. Sedangkan untuk Indonesia mengeliminasi sekitar 94,6% dari pos tarif yang diberlakukan.

"Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam ekspor kita ke Australia. Dan pelaku usaha dapat meningkatkan ekspornya," terangnya. ( Baca juga:Data Pengguna Sering Disalah Gunakan, Australia ingin TikTok Angkat Kaki )

Selain itu, Jerry menambahkan, perjanjian IA-CEPA juga akan memfasilitasi investor Australia untuk menanam modal di Indonesia di berbagai sektor. Menurut dia, berdasarkan data yang dimilikinya, nilai investasi Australia di sini mencapai USD1,7 miliar untuk sektor pertambangan, logam, tanaman pangan, hotel dan restoran, gas dan air, dll.

"Dengan kerja sama ini, baik ekspor ataupun investasi semua dimudahkan. Jadi, pemerintah itu lebih banyak memfasilitasi dan membuat suatu perjanjian. Selebihnya itu ada di tangan pelaku usaha. Mari kita manfaatkan perjanjian dagang ini dengan sebaik-baiknya" pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
4.000 Tenaga Kerja Terampil...
4.000 Tenaga Kerja Terampil Ditargetkan Didukung Ekosistem Vokasi Industri
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Rekomendasi
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved