Laju Rupiah Tertahan di Rp14.380, Dolar AS Kembali Menanjak

Selasa, 28 Mei 2019 - 10:53 WIB
Laju Rupiah Tertahan...
Laju Rupiah Tertahan di Rp14.380, Dolar AS Kembali Menanjak
A A A
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), tertahan pada perdagangan di pasar spot, Selasa (28/5/2019). Rupiah pada pukul 10.30 WIB, terpantau menguat 11 poin atau 0,08% ke level Rp14.380 per USD.

Sebelumnya, di awal perdagangan, kurs rupiah di indeks Bloomberg dibuka langsung menguat 20 poin ke level Rp14.360 per USD, setelah pada Senin lalu ditutup menguat di level Rp14.380 pe USD.

Rupiah pun menjadi mata uang terkuat terhadap USD di pasar Asia pada pagi ini, disusul oleh baht Thailand yang terapresiasi 0,06%. Sedangkan sejumlah mata uang Asia lainnya melemah melawan greenback, sebut saja won Korea Selatan -0,33%, rupee India -0,28%, yuan China -0,17%, dolar Singapura -0,16%, dan ringgit Malaysia -0,16%.

Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah stagnan alias tertahan di level Rp14,375 per USD pada Selasa pagi ini, sama halnya dengan penutupan perdagangan Senin kemarin.

Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Selasa ini berada di Rp14.380 per USD, melemah 20 poin atau 0,14% dari posisi Rp14.360 per USD pada Senin kemarin.

Tertahannya pergerakan rupiah seiring laju USD yang menanjak, disebabkan investor menunggu hasil pemilihan parlemen Uni Eropa yang menunjukkan polarisasi di blok 28 anggota tersebut.

Komisi Eropa kemungkinan akan memulai langkah-langkah disipliner terhadap Italia pada 5 Juni mendatang, terkait meningkatnya utang negara dan tingkat defisit struktural, yang melanggar aturan Uni Eropa. Hal ini menimbulkan perdebatan yang berdampak pada euro.

Melansir dari Reuters, kondisi diatas membuat indeks USD naik 0,2% menjadi 97,804, setelah sebelumnya naik 0,6%. Sepanjang tahun ini, USD telah menguat 1,7% melawan enam mata uang utama. Euro tergelincir 0,1% menjadi USD1,1182 akibat hasil pemilihan parlemen Eropa.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
11 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
11 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
11 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
12 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
12 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved