Rupiah Ditutup Anjlok, Yen Jepang Sentuh Level Tertinggi Lawan USD

Rabu, 29 Mei 2019 - 16:50 WIB
Rupiah Ditutup Anjlok,...
Rupiah Ditutup Anjlok, Yen Jepang Sentuh Level Tertinggi Lawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (29/5/2019) ditutup anjlok cukup dalam untuk berada pada kisaran level Rp14.410/USD. Rupiah yang berbalik melemah mengiringi Yen Jepang yang terdongkrak ke posisi terbaiknya saat berhadapan dengan dolar AS.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergerus menjadi Rp14.410/USD atau memburuk dari sebelumnya Rp14.373/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.370 hingga Rp14.484/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.410/USD untuk memperlihatkan pelemahan kembali terjadi dibandingkan dari sesi penutupan Selasa, kemarin Rp14.375/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.385-Rp14.432/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah masih tertekan di kisaran level Rp14.432/USD. Kondisi tersebut memperlihatkan rupiah tak berdaya di zona merah ketika menghadapi dolar AS usai sebelumnya jatuh ke Rp14.376/USD

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada tren pelemahan di posisi Rp14.417/USD untuk melengkapai raihan negatif mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah menyusut dari kemarin Rp14.380/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, ketakutan perang dagang bakal menggerus pertumbuhan ekonomi global telah mendorong Yen Jepang ke level tertinggi dua pekan versus dolar AS. Terpantau Yen Jepang menguat tinggi saat perang dagang AS versus China mendorong investor untuk bergegas beralih ke aset safe haven.

Yen naik 0,2% lebih tinggi menjadi 109,15 terhadap dolar, atau menjadi posisi terbaiknya sejak 15 Mei tahun ini dan tidak jauh dari level tertinggi awal Februari di 109,02. Tetapi kerugian dolar tetap terbatas terhadap yen karena greenback terus menguat terhadap mata uang lain seperti euro dan pounds.

Dolar AS didukung oleh statusnya sebagai mata uang cadangan dunia, tercatat indeks hanya kurang dari setengah persen di bawah posisi tertinggi dua tahun pada level 98,37 yang dicapai minggu lalu terhadap enam mata uang pesaingnya. Secara umum indeks USD cenderung stabil di 97,97.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
14 menit yang lalu
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
27 menit yang lalu
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
1 jam yang lalu
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
1 jam yang lalu
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
1 jam yang lalu
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
1 jam yang lalu
Infografis
Berikut ini 3 Negara...
Berikut ini 3 Negara dengan Level Stres Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved