Peak Season Lebaran, Pos Indonesia Kebanjiran Order Pengiriman

Jum'at, 31 Mei 2019 - 16:46 WIB
Peak Season Lebaran,...
Peak Season Lebaran, Pos Indonesia Kebanjiran Order Pengiriman
A A A
JAKARTA - Menjadi hal biasa di setiap Ramadhan dan Idul Fitri masyarakat meramaikannya dengan mengirimkan hadiah, uang dan kartu ucapan selamat Lebaran bagi keluarga dan kerabat lainnya. Pada momen ini, Pos Indonesia turut kebanjiran menangani kiriman-kiriman tersebut.

"Peningkatan terjadi sejak awal Ramadhan dan hingga kini volumenya masih terus bertambah di Kantor Pos seluruh Indonesia. Dari segi produksi peningkatannya cukup signifikan. Berdasarkan tren Lebaran tahun 2018 dibandingkan bulan Mei tahun 2019, produksi mengalami pertumbuhan sebesar 66,30%. Sedangkan berdasarkan tren produksi bulan Maret, April dan Mei 2019, terdapat pertumbuhan produksi kiriman ritel sebesar 22,40%," ujar VP Pengembangan Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Djoko Suhartanto dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/2019). Selain itu terdapat peningkatan berat kiriman sebanyak 2.713 Kg dari bulan lalu yang sebesar 10.581 kg.

Kontribusi daerah terhadap peningkatan kiriman Pos berdasarkan peringkat terbesar berasal dari Regional 5 Jawa Barat dan Banten, Regional 7 Jawa Timur dan Regional 6 Jawa Tengah. Kenaikan jumlah produksi ini menurutnya tidak lepas dari meningkatnya volume kiriman e-commerce akibat banyaknya pesanan/transaksi. Di Regional 5 Jawa Barat, Kantor Pos Depok, Bandung, dan Sawangan merupakan kantor pos yang melayani transaksi e-commerce terbanyak.

Layanan Pos Indonesia yang digunakan masyarakat meliputi hampir semua jenis layanan, baik untuk pengiriman barang maupun jasa keuangan. Mendekati lebaran diprediksikan jumlah pengiriman akan terus mengalami peningkatan terutama pengiriman paket dan wesel, baik wesel dalam negeri maupun luar negeri.

Melihat kecenderungan masyarakat untuk bertransaksi yang terus meningkat maka untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa Pos Indonesia, manajemen mengeluarkan kebijakan untuk tetap membuka layanan di Kantor Pos hingga H-1 menjelang lebaran. Demikian pula dengan menambah titik-titik collecting yang dapat membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan pengiriman melalui Pos, misalnya layanan oleh tim Orangers, agen pos, transaksi lewat android seperti PosGiro Mobile.

Pos Indonesia, tegas Djoko, berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan meningkatkan kualitas operasional dan terus mengawal pengantaran kiriman agar sesuai standar waktu pada setiap layanan," tegasnya.

"Seiring dengan terus meningkatnya volume kiriman di setiap Kantor Pos, manajemen mengucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menggunakan jasa Pos Indonesia. Pos Indonesia bertekad untuk senantiasa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat walaupun pada saat peak season," tandasnya.

Melalui jaringan lebih dari 4.800 kantor pos (sebanyak 73% di antaranya berada di daerah termasuk rural/remote area), infrastruktur dan sumber daya manusia yang tersebar, Djoko berharap Pos Indonesia tetap menjadi pilhan utama pemudik untuk mengirimkan barang-barangnya. Djoko juga mengimbau para pemudik mengirimkan paket dan kiriman lainnya melalui Pos. "Kami berharap agar mudik Anda bebas repot dan silaturahmi menjadi semakin berarti," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengiriman Paket Pos...
Pengiriman Paket Pos Meningkat Jelang Lebaran
Pengiriman Barang Melonjak,...
Pengiriman Barang Melonjak, Kantor Pos Tetap Buka Saat Lebaran
Pos Indonesia, Layani...
Pos Indonesia, Layani Lebih Cepat dan Tepat lewat Chanel Info dan Komplain
Pos Indonesia Perkuat...
Pos Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kementerian dan Lembaga
Jelang Lebaran, Ini...
Jelang Lebaran, Ini Strategi PT Pos Dongkrak Pengguna Pospay
Mudahnya Kirim Paket...
Mudahnya Kirim Paket dan Barang Pakai Aplikasi QPOSinAja
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
13 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
34 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
1 jam yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
2 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved