Rupiah Ditutup Meroket, Pounds Menuju Kerugian Terbesar Versus Euro
Jum'at, 31 Mei 2019 - 17:23 WIB
Rupiah Ditutup Meroket, Pounds Menuju Kerugian Terbesar Versus Euro
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (31/5/2019) melesat pada zona positif untuk terus mencoba pulih. Tren perbaikan kurs rupiah mengiringi kenaikan euro terhadap Pounds untuk menempatkan mata uang Inggris itu dalam jalur kerugian bulanan terburuk dalam dua tahun.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah meroket ke level Rp14.270/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp14.410/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan hari ini berada pada kisaran Rp14.250 hingga Rp14.484/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga meroket menjadi Rp14.269/USD dibandingkan sesi penutupan Rabu, kemarin pada posisi Rp14.410/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.255-Rp14.415/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah melompat tinggi ke level Rp14.287/USD dari sebelumnya Rp14.432/USD. Rupiah mendapatkan sentimen positif untuk terus menanjak naik menjelang libur panjang Lebaran 2019.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.385/USD untuk menjadi sinyal kebangkitan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai sebelumnya berada pada level Rp14.417/USD.
Seperti dilansir Reuters, Euro naik terhadap Poundsterling untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat karena pertempuran untuk menggantikan Perdana Menteri Theresa May melemahkan selera terhadap Pounds Inggris. Hal ini menempatkan Pounds dalam jalur untuk kerugian bulanan terburuk terhadap mata uang tunggal dalam dua tahun.
Pada hari Jumat, Pound diperdagangkan menyusut 2% dari level di 88,40 saat melawan euro. Hal ini menempatkan Pounds dalam jalur penurunan bulanan hampir 3% terhadap euro, atau kerugian terbesar sejak Mei 2017. Sedangkan versus dolar, pound stabil menjadi 1,2611.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah meroket ke level Rp14.270/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp14.410/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan hari ini berada pada kisaran Rp14.250 hingga Rp14.484/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga meroket menjadi Rp14.269/USD dibandingkan sesi penutupan Rabu, kemarin pada posisi Rp14.410/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.255-Rp14.415/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah melompat tinggi ke level Rp14.287/USD dari sebelumnya Rp14.432/USD. Rupiah mendapatkan sentimen positif untuk terus menanjak naik menjelang libur panjang Lebaran 2019.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.385/USD untuk menjadi sinyal kebangkitan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai sebelumnya berada pada level Rp14.417/USD.
Seperti dilansir Reuters, Euro naik terhadap Poundsterling untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat karena pertempuran untuk menggantikan Perdana Menteri Theresa May melemahkan selera terhadap Pounds Inggris. Hal ini menempatkan Pounds dalam jalur untuk kerugian bulanan terburuk terhadap mata uang tunggal dalam dua tahun.
Pada hari Jumat, Pound diperdagangkan menyusut 2% dari level di 88,40 saat melawan euro. Hal ini menempatkan Pounds dalam jalur penurunan bulanan hampir 3% terhadap euro, atau kerugian terbesar sejak Mei 2017. Sedangkan versus dolar, pound stabil menjadi 1,2611.
(akr)