Harga Minyak Merosot Akibat Kekhawatiran Baru Perang Tarif

Sabtu, 01 Juni 2019 - 11:15 WIB
Harga Minyak Merosot...
Harga Minyak Merosot Akibat Kekhawatiran Baru Perang Tarif
A A A
HOUSTON - Harga minyak mentah merosot pada penutupan perdagangan Jumat, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu ketegangan baru perdagangan global dengan mengancam tarif terhadap Meksiko. Negara mitra dagang terbesar AS itu merupakan salah satu pemasok minyak mentah.

Melansir dari Reuters, Sabtu (1/6/2019), harga minyak mentah acuan internasional, Brent turun drastis USD2,40 atau 3,59% menjadi USD64,47 per barel. Dan harga minyak mentah patokan AS, West Texas Intermediate (WTI) jatuh 5,5% menjadi USD53,50 per barel. Ini merupakan harga terendah sejak 8 Maret.

Trump berjanji pada Kamis waktu AS, untuk menaikkan tarif kecuali Meksiko mampu menghentikan arus imigran ilegal ke Amerika Serikat. Rencananya, Trump akan mengenakan tarif 5% pada semua produk impor Meksiko mulai 10 Juni, dan meningkat setiap bulan hingga 25% pada 1 Oktober.

"Ancaman tarif itu bisa menekan perdagangan energi lintas batas yang selama ini menguntungkan. AS menyuling minyak mentah sekitar 680.000 barel per hari dari Meksiko. Tarif 5% berarti menambah USD2 juta untuk pembelian minyak mentah harian mereka," kata analis PVM Oil Associates.

Sebaliknya, AS juga mengekspor banyak bahan bakar ke Meksiko. Namun, sejauh ini Meksiko belum mengatakan apakah mereka akan membalas perang tarif.

Yang jelas, ancaman ini menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global, yang sudah berisiko akibat perang dagang AS-China. China mulai Sabtu ini akan melaukan tambahan tarif untuk impor produk AS senilai USD60 miliar. Balasan ini sebagai respon kepada Washington pada awal bulan ini.

Selain akibat babak baru peranf dagang, AS terus meningkatkan priduksi minyaknya, dimana produksi minyak AS kembali ke rekor 12,3 juta barel per hari.

"Tarif baru ini menambah "pukulan" ke pasar minyak, setelah sebelumnya AS melakukan kenaikan produksi secara besar-besaran yang menekan harga minyak mentah," ujar Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perang Dagang, China...
Perang Dagang, China Ganti Minyak Mentah AS dengan Minyak Kanada
Putin Kena Imbas Perang...
Putin Kena Imbas Perang Dagang, Seret Minyak Rusia ke Jalur Neraka
Imbas Meletus Perang...
Imbas Meletus Perang Iran-Israel, Pemerintah Diminta Waspadai Kenaikan Harga Minyak
Harga Patokan Minyak...
Harga Patokan Minyak Mentah RI Terdampak Perang Iran, ICP Maret 2026 Tembus USD102/Barel
Meneropong Harga Minyak...
Meneropong Harga Minyak Mentah di 2023 Saat Perang Rusia Ukraina Berlanjut
Ujian Taktik Perang...
Ujian Taktik Perang Minyak Barat Versus Rusia di 2023
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved