Di Jepang, Airlangga Sebut Indonesia Destinasi Investasi Dunia

Sabtu, 01 Juni 2019 - 21:08 WIB
Di Jepang, Airlangga...
Di Jepang, Airlangga Sebut Indonesia Destinasi Investasi Dunia
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren yang positif, dengan rata-rata di atas 5% per tahun. Hal ini tidak terlepas dari peran sektor manufaktur yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional.

"Banyak pihak mengatakan pertumbuhan ini masih dapat didorong lagi. Ekonomi Indonesia besar dan sekarang sudah di jalur yang tepat sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia," kata Airlangga pada kunjungan kerjanya di Tokyo, Jepang, dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar kepada struktur produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 20,07% pada kuartal I 2019. Jumlah tersebut naik dibanding capaian tahun 2018 sebesar 19,86%.

Kemudian, pada periode yang sama, sektor manufaktur berkontribusi hingga 22,7% terhadap total investasi dengan nilai Rp195 triliun. "Hal tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia terus ekspansif dan sangat prospektif bagi para investor," ungkap Airlangga.

Melalui potensi tersebut, Indonesia dipertimbangkan menjadi manufacturing hub di ASEAN dan sebagai basis produksi bagiprodusen global untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

"Banyak yang menyebut Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi dunia. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan menyediakan insentif menarik untuk industri," ujarnya.

Untuk kemudahan berinvestasi, lanjut Airlangga, Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Online Single Submission (OSS). Dengan sistem tersebut, para investor akan dipermudah dalam pengurusan izin usaha. Contohnya, ketika datang ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dalam tiga jam sudah bisa mendapat izin usaha, termasuk tax holiday untuk sektor-sektor industri yang didukung pemerintah.

"Kami berhasil melakukannya dengan menarik lebih banyak investasi melalui kebijakan tax holiday yang agresif, yang ditujukan kepada perusahaan yang berinvestasi dari USD30 juta hingga USD2 miliar, yang bisa mendapat tax holiday dalam durasi 5 sampai 20 tahun," terangnya.

Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) Global Ratings meningkatkan peringkat utang jangka panjang atau sovereign credit rating Indonesia dari BBB- menjadi BBB dengan outlook stabil pada 31 Mei 2019. Dengan demikian, Indonesia kini memperoleh status layak investasi atau investment grade dari ketiga lembaga pemeringkat internasional, yakni S&P, Moody's, dan Fitch Ratings.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Kerja Sama RI-Jerman...
Kerja Sama RI-Jerman Ibarat Si Kembar Nakula-Sadewa
RI-Jepang Pacu SDM Industri...
RI-Jepang Pacu SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
46 menit yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
1 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
1 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
1 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved