Budi Karya Minta Masyarakat Manfaatkan Infrastruktur untuk Daya Saing Indonesia

Kamis, 13 Juni 2019 - 06:20 WIB
Budi Karya Minta Masyarakat...
Budi Karya Minta Masyarakat Manfaatkan Infrastruktur untuk Daya Saing Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo begitu massif melakukan pembangunan infrastruktur. Seiring itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka ruang bagi ide-ide baru di masyarakat untuk bagaimana meningkatkan kemanfaatan infrastruktur guna meningkatkan daya saing Indonesia.

"Kita butuh pemikiran segar dari anak-anak muda, pengusaha, dan unsur masyarakat lainnya yang bisa menjadi terobosan dalam rangka memberdayagunakan konektivitas untuk meningkatkan daya saing Indonesia," jelas Budi Karya di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Menhub mengatakan, saat ini pemerintah tengah membangun infrastruktur secara massif. Diharapkan infrastruktur yang telah dibangun tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Bagaimana kita membuat Indonesia lebih punya daya saing, dengan memberdayakan konektivitas yang ada dengan menciptakan kegiatan-kegiatan ekonomi. Dengan suatu dukungan produktivitas tersebut, menjadi mudah bagi kita membuat suatu daya saing yang lebih hebat," tuturnya.

Budi menjelaskan, dirinya mendapatkan banyak masukan dari banyak pihak bahwa konektivitas di Indonesia belum seluruhnya dilakukan, masih ada daerah-daerah yang belum memiliki infrastruktur transportasi yang baik untuk menunjang pergerakan manusia dan distribusi logistik.

"Masukan-masukan tersebut tentunya menjadi PR (pekerjaan rumah) untuk kita. Tapi paling tidak kita sudah memulai. Indikasinya terlihat jelas bahwa investment grade kita naik dan indeks logistik kita juga naik. Seperti pembangunan jalan tol misalnya, yang bisa menjadi modal bagi kita untuk lebih meningkatkan daya saing logistik kita," ungkapnya.

Untuk itu, Menhub menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, swasta, dan masyarakat untuk menciptakan kegiatan-kegiatan ekonomi agar pembangunan infrastruktur yang telah dibangun dapat lebih bermanfaat keberadaannya.

"Jika itu dilakukan, itu bisa menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang juga bisa mencegah urbanisasi ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Kegiatan ekonomi bisa dilakukan dari hal-hal yang kecil seperti, membuat warung, sampai ke yang besar seperti membuat perumahan real estat," imbuhnya

Sebagai negara kepulauan konektivitas memegang peranan yang penting dalam pengembangan bisnis, ketersediaan logistik dan perekonomian. Konektivitas menjadi syarat mutlak bagi negara Kepuluan seperti Indonesia. Dengan adanya peningkatan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur secara massif, baik di darat, laut dan udara, akan meningkatkan efisiensi, produktivitas dan daya saing ekonomi nasional sekaligus pemerataan pembangunan.

"Pembangunan infrastuktur tidak boleh hanya sekadar dibangun tetapi juga memberikan sesuatu hal kebaikan bagi ekonomi masyarakat disana," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Arti Transportasi Udara...
Arti Transportasi Udara Bagi Menhub Budi Karya Sumadi
Seusai Ikuti Rapat Internal...
Seusai Ikuti Rapat Internal Kabinet, Menhub Budi Karya: Saya Kangen Sekali
Sembuh dari Corona,...
Sembuh dari Corona, Menhub Budi Karya Siap Efektif Kerja Mulai 5 Mei
Membaik, Menhub Budi...
Membaik, Menhub Budi Karya Jalani Masa Karantina Pemulihan di Rumah
Menhub Bicara Soal Potensi...
Menhub Bicara Soal Potensi Luar Biasa SDM Perhubungan
Kemenhub Punya Dirjen...
Kemenhub Punya Dirjen Perhubungan Darat Baru, Menhub Ungkap Alasan Pergantian
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved