IHSG Berpotensi Melemah, Cermati 6 Saham Ini
Kamis, 13 Juni 2019 - 07:27 WIB
IHSG Berpotensi Melemah, Cermati 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Pada perdagangan hari Kamis ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi terkoreksi. Sebelumnya Rabu kemarin, IHSG ditutup melemah 29,82 poin atau 0,47% ke level 6.276,18.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih berada di area overbought. Dan terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (13/6/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AALI
Indikator MACD telah menunjukkan pola golden cross di area negatif. "Akumulasi beli" pada area level 10275-10375, dengan target harga secara bertahap di level 10650 dan 10900. Support: 10200 dan 10000.
2. BNGA
Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area 1055-1085, dengan target harga di level 1020 dan 1000. Resistance: 1100.
3. INCO
Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 2940-3040, dengan target harga di level 2820. Resistance: 3090.
4. KLBF
Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 1450-1460, dengan target harga secara bertahap di level 1430 dan 1400. Resistance: 1465 dan 1480.
5. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 304-314, dengan target harga secara bertahap di 324, 368 dan 412. Support: 304 dan 290.
6. PGAS
Pergerakan harga telah berhasil menyentuh beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound masih terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1980-1990, dengan target harga secara bertahap di 2090 dan 2120. Support: 1980 dan 1950.
Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih berada di area overbought. Dan terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (13/6/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. AALI
Indikator MACD telah menunjukkan pola golden cross di area negatif. "Akumulasi beli" pada area level 10275-10375, dengan target harga secara bertahap di level 10650 dan 10900. Support: 10200 dan 10000.
2. BNGA
Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area 1055-1085, dengan target harga di level 1020 dan 1000. Resistance: 1100.
3. INCO
Terlihat pola bearish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 2940-3040, dengan target harga di level 2820. Resistance: 3090.
4. KLBF
Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area level 1450-1460, dengan target harga secara bertahap di level 1430 dan 1400. Resistance: 1465 dan 1480.
5. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 304-314, dengan target harga secara bertahap di 324, 368 dan 412. Support: 304 dan 290.
6. PGAS
Pergerakan harga telah berhasil menyentuh beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound masih terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1980-1990, dengan target harga secara bertahap di 2090 dan 2120. Support: 1980 dan 1950.
(ven)
Lihat Juga :