Harga Biodesel Juni Turun Rp371

Jum'at, 14 Juni 2019 - 05:23 WIB
Harga Biodesel Juni...
Harga Biodesel Juni Turun Rp371
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM merilis besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) yang meliputi biodiesel dan bioetanol pada Juni 2019. Kedua komoditas tersebut mengalami penurunan akibat fluktuasi harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) maupun pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Tarif biodiesel ditetapkan sebesar Rp6.977 per liter, atau turun Rp371 dibandingkan Mei 2019, yaitu Rp7.348 per liter. Harga tersebut masih belum termasuk perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.91 K/12/DJE/2019.

"Tren bioetanol dan biodiesel bulan ini berbeda. Harga ini berlaku juga untuk B-20 atau campuran Biodiesel ke Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 20%," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Penurunan HIP biodiesel ini terjadi akibat menurunnya harga minyak kelapa sawit pada perhitungan yang tertera pada ketentuan Surat Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Nomor 1452/12/DJE/2019.

HIP biodiesel ditopang oleh harga rata-rata minyak kelapa sawit pada 15 April 2019-14 Mei 2019, yaitu Rp6.598 per kg. Perubahan sebaliknya terjadi HIP bioetanol. Harga pasar bioetanol diplot sebesar Rp10.201 per liter oleh Pemerintah, setelah pada Mei lalu berada di level Rp10.195 per liter.

Faktor kenaikan ini ditentukan oleh rata-rata tetes tebu Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) selama 15 April 2019-14 Mei 2019, yang tercatat Rp1.611 per kg ditambah besaran dolar Amerika Serikat, yaitu USD0,25 per liter dikali 4,125 kg per liter.

Untuk diketahui, HIP BBN ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit 6 bulan sekali oleh Direktur Jenderal EBTKE.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diserbu Corona, Serapan...
Diserbu Corona, Serapan Biodiesel Anjlok
Harga Indeks Pasar Biodiesel...
Harga Indeks Pasar Biodiesel Juli 2020 Dipatok Rp7.321 per Liter
Alokasi Biodiesel Tahun...
Alokasi Biodiesel Tahun 2022 Naik jadi 10,1 Juta Kiloliter
Penyaluran Biodiesel...
Penyaluran Biodiesel Capai 4,3 Juta Kiloliter di Semester I/2021
Kementerian ESDM Kaji...
Kementerian ESDM Kaji Pemanfaatan CPO untuk Pembangkit Listrik
Program B40 Mendadak...
Program B40 Mendadak Batal Lanjut di 2021, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved