IHSG Masih Tekoreksi, Cermati 6 Saham Ini
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:13 WIB
IHSG Masih Tekoreksi, Cermati 6 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi masih Terkoreksi. Senin kemarin, IHSG ditutup merosot 59,74 poin atau 0,96% ke level 6.190,52.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah membentuk pola dead cross di area overbought. Meskipun demikian, terlihat pola long black closing marubozu candle.
"Pola long black closing marubozu candle mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (18/6/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. CPIN
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4370-4390, dengan target harga secara bertahap di level 4540 and 4700.
Support: 4330 dan 4200.
2. DOID
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 500-510, dengan target harga secara bertahap di level 520, 555, 585, dan 620. Support: 492.
3. GGRM
Kemungkinan rebound terbuka lebar sejak pergerakan harga saham telah menguji garis bawah dari bollinger. "Akumulasi beli" pada area level 76400-76800, dengan target harga secara bertahap di level 77500, 78750, 79750, 84000, 88250, dan 92500. Support: 75500.
4. HMSP
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 3250-3280, dengan target harga secara bertahap di level 3320, 3380 dan 3440. Support: 3230 dan 3200.
5. LPPF
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3300-3380, dengan target harga secara bertahap di level 3500 dan 3650. Support: 3230.
6. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1920-1940, dengan target harga secara bertahap di 2000 dan 2120. Support: 1890.
Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah membentuk pola dead cross di area overbought. Meskipun demikian, terlihat pola long black closing marubozu candle.
"Pola long black closing marubozu candle mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (18/6/2019).
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1. CPIN
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4370-4390, dengan target harga secara bertahap di level 4540 and 4700.
Support: 4330 dan 4200.
2. DOID
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 500-510, dengan target harga secara bertahap di level 520, 555, 585, dan 620. Support: 492.
3. GGRM
Kemungkinan rebound terbuka lebar sejak pergerakan harga saham telah menguji garis bawah dari bollinger. "Akumulasi beli" pada area level 76400-76800, dengan target harga secara bertahap di level 77500, 78750, 79750, 84000, 88250, dan 92500. Support: 75500.
4. HMSP
Indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 3250-3280, dengan target harga secara bertahap di level 3320, 3380 dan 3440. Support: 3230 dan 3200.
5. LPPF
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3300-3380, dengan target harga secara bertahap di level 3500 dan 3650. Support: 3230.
6. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1920-1940, dengan target harga secara bertahap di 2000 dan 2120. Support: 1890.
(ven)
Lihat Juga :