Kementan Persiapkan Ekspor Perdana Buah Naga ke China

Kamis, 20 Juni 2019 - 09:51 WIB
Kementan Persiapkan...
Kementan Persiapkan Ekspor Perdana Buah Naga ke China
A A A
JAKARTA - Pemerintahan terus berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Kedaulatan pangan terwujud melalui ketersediaan bahan pangan yang cukup dari produksi sendiri dan bukan impor.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pemerintah fokus meningkatkan produksi dengan tujuan mendorong ekspor. Salah satu potensi komoditas hortikultura adalah buah naga.

Direktorat Jenderal Hortikultura bersama Badan Karantina Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan mengawal secara intensif penandatanganan protokol buah naga. Dengan demikian ekspor ke China dapat segara dilakukan dengan memenuhi ketentuan yang diatur sesuai isi protokol.

Berbagai program percepatan diupayakan secara sinergi di antaranya pembangunan bangsal pasca panen, penyediaan sarana pasca panen, bimbingan teknis GAP dan GHP, selanjutnya rehabilitasi bangunan packing house yang telah difasilitasi Kementerian Pertanian.

"Ditjen Hortikultura segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah melakukan pembinaan pada kebun registrasi, untuk melaksanakan program pengendalian OPT, pengelolaan kebun dan sanitasinya, termasuk penjadwalan dan pencatatan hasil kegiatan monitoring dan pengendalian OPT di kebun registrasi buah naga," ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik saat memimpin rapat di kantor Direktorat Jenderal Hortikultura di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Hadir dalam rapat, perwakilan dari Badan Karantina Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Bali serta para eksportir.

Yasid berharap ekspor perdana buah naga dapat segera dilaksanakan. Dirinya meyakini pelaksaan ini menjadi awal bangkitnya perekonomian masyarakat petani.

"Ekspor perdana direncanakan dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Hal ini menjadi awal bangkitnya perekonomian masyarakat petani, khususnya bagi para petani buah naga," ucapnya.

Yasid menerangkan, antara petani dan pelaku usaha maupun pihak eksportir perlu menyatukan semangat dan komitmen untuk terus bisa menjaga kontinuitas ketersediaan buah naga.

"Petani juga harus mampu menjadi eksportir mandiri sehingga harga yang diterima petani bisa lebih tinggi dari sekarang," pungkas Yasid.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo menyatakan sudah 24,58 hektar kebun buah naga yang teregistrasi dan masih 200 hektar lagi yang siap untuk diregistrasi.

"Provinsi Jawa Timur khususnya Kabupaten Banyuwangi siap untuk launching ekspor perdana komoditas buah naga ke China karena potensi Banyuwangi yang sangat besar," pungkas Hadi.

Anto, Kepala Bidang Keamanan Pangan Segar Badan Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa Badan Ketahanan Pangan (OKKPP/D) bersama Ditjen Hortikultura akan menyiapkan sistem ketelusuran untuk buah naga, mulai dari kebun hingga ke rumah kemas.

Sementara itu Kepala Bidang Karantina Tumbuhan Non Benih Badan Karantina Pertanian, Turhadi Noerachman, menyatakan saat tim GACC selesai memverifikasi kondisi kebun buah naga di Banyuwangi akan dilanjutkan dengan launching ekspor buah naga ke China di halaman kantor Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BBKP Makassar Proyeksikan...
BBKP Makassar Proyeksikan Bulukumba Jadi Percontohan Ekspor Manggis
Teken Kontrak Rp1,1...
Teken Kontrak Rp1,1 Triliun, Spanyol Borong Kopi, Manggis hingga Jeruk Purut Indonesia
Mengenal Prosedur dan...
Mengenal Prosedur dan Kepabean Ekspor
Tujuan China dan Filipina,...
Tujuan China dan Filipina, Ekspor Produk Turunan Jagung-Gandum Dilepas Mentan
Menteri Pertanian Lepas...
Menteri Pertanian Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Sulut ke 11 Negara
Mentan Pastikan Ekspor...
Mentan Pastikan Ekspor Pertanian Tidak Terganggu Corona
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
15 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
39 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
47 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
1 jam yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
1 jam yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved