Teken Kontrak Rp1,1 Triliun, Spanyol Borong Kopi, Manggis hingga Jeruk Purut Indonesia

Jum'at, 03 Desember 2021 - 21:11 WIB
loading...
Teken Kontrak Rp1,1 Triliun, Spanyol Borong Kopi, Manggis hingga Jeruk Purut Indonesia
Empat eksportir pertanian meraih kontrak dagang baru dengan Spanyol senilai totalRp1,1 triliun dalam tur promosi pertanian yang digelar Kementan di 10 negara. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Empat eksportir pertanian meraih kontrak dagang baru dengan Spanyol senilai total USD78,9 juta atau setara Rp1,1 triliun yang akan direalisasikan pada tahun 2022. Kontrak tersebut diraih dalam tur promosi pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di 10 negara.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementan Bambang mengatakan, empat eksportir yang berhasil mendapatkan kontrak dagang adalah eksportir kopi asal Bandung, CV Frinsa Agrolestari, yang menandatangani kontrak dengan Nordic.

Baca juga: Tur 10 Negara, Kementan Sukses Kontrak Dagang Senilai Rp4,7 Triliun

Kemudian eksportir hortikultura, PT. Nusantara Segar Global atau Java Fresh asal Tasikmalaya berhasil menandatangani kontrak dengan BUD Holland untuk komoditas manggis, manggis, jeruk purut dan jeruk kalamansi serta salak. "Jeruk purut dan kalamansi, khususnya di Eropa masih sangat terbuka," ujar Bambang pada keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).

Sementara, kontrak dagang juga didapat PT Great Giant Pineapple asal Lampung dengan PPI Canned Food SL untuk komoditas nanas irisan dalam kaleng.

Serta satu kontrak dagang untuk komoditas asal sub sektor peternakan berupa premix juga mendapatkan perpanjangan kontrak dagang PT Cheil Jedang Indonesia dan Quimidroga ASA.



Baca juga: Kontribusi Industri Sawit: Serap 16,2 Juta Pekerja dan Sumbang 15,6% Ekspor

Menurut Bambang, nilai kontrak Rp1,1 triliun ini masih belum termasuk kontrak dagang komoditas sawit dan produk turunannya serta karet yang sangat diminati Spanyol.

Menurut dia, melalui kunjungan ke Spanyol diharapkan dapat memberikan semangat bagi para diaspora untuk mendukung ekspor komoditas pertanian Indonesia. "Kami, khususnya di Barantan akan menjamin kesehatan, keamanan dan memenuhi persyaratan teknis dan aturan negara tujuan," tandasnya.
(ind)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1521 seconds (10.55#12.26)