Harga Minyak Kembali Menguat Imbas Menurunnya Pasokan AS

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:18 WIB
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali Menguat Imbas Menurunnya Pasokan AS
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah kembali menguat, lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (20/6/2019), setelah data resmi mengabarkan pasokan minyak mentah Amerika Serikat turun lebih dari yang diperkirakan. Sementara, OPEC dan produsen minyak lainnya sepakat untuk mengadakan pertemuan membahas pengurangan produksi.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent International naik 82 sen atau 1,3% menjadi USD62,64 per barel pada pukul 00:26 GMT. Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) meningkat 79 sen atau 1,5% menjadi USD54,55 per barel.

Data Administrasi Informasi Energi (EIA) mengumumkan pasokan minyak mentah AS turun 3,1 juta barel pada pekan lalu, jauh lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 1,1 juta barel. Produk olahan juga mengalami penurunan signifikan. Padahal selama awal tahun, produksi minyak mentah AS terus meningkat mendekati level tertinggi dua tahun.

Adapun Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya seperti Rusia, sepakat mengadakan pertemuan pada 1-2 Juli di Wina, Austria. OPEC Plus akan membahas apakah akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi 1,2 juta barel atau tidak. Kesepakatan yang dibuat awal tahun ini akan habis pada akhir Juni.

Menteri Energi Uni Emirat Arab mengatakan kepada surat kabar Al-Bayan bahwa perpanjangan pemangkasan produksi adalah hal logis dan masuk akal. Jika kesepakatan ini terjadi maka kenaikan harga minyak kemungkinan akan terus terjadi.

Hal ini ditambah harapan Federal Reserve yang memberi sinyal menurunkan suku bunga, peluang pembicaraan dagang AS dengan China, dan ketegangan di Timur Tengah, yang mendukung pasar minyak. Untuk masalah Timur Tengah, ketegangan bertambah setelah serangan roket di Irak selatan yang menyasar perusahaan-perusahaan minyak AS, termasuk raksasa energi AS ExxonMobil. Hal ini semakin meningkatkan ketegangan AS dengan Iran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Bakal Mendidih...
Harga Minyak Bakal Mendidih Seiring Memanasnya Eropa Timur dan Timur Tengah
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Stimulus Baru China dan Konflik Timur Tengah
Ogah Genjot Produksi,...
Ogah Genjot Produksi, OPEC Menampar Eropa di Tengah Rencana Embargo Minyak Rusia
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Harga Minyak Menghangat,...
Harga Minyak Menghangat, Merespons Proyeksi Permintaan OPEC
Imbas Konflik Timur...
Imbas Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pede Mampu Antisipasi Kenaikan BBM
Berita Terkini
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
9 menit yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
40 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
2 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
2 jam yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved