Harga Minyak Bakal Mendidih Seiring Memanasnya Eropa Timur dan Timur Tengah

Senin, 24 Januari 2022 - 17:39 WIB
loading...
Harga Minyak Bakal Mendidih...
Aksi Rusia di Ukraina dan situasi Timur Tengah bisa membuat harga minyak naik. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Mengawali pekan ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh tanda-tanda memanasnya tensi di Eropa Timur dan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu sisi pasokan. Selain itu, indikasi kesulitan OPEC + dalam memenuhi target produksinya juga turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Memanas Bikin Harga Minyak Dunia Melonjak

"Memanasnya ketegangan geopolitik antara Rusia dengan Ukraina membuat Pemerintah AS pada hari Minggu memerintahkan duta besar beserta keluarga staf untuk segera meninggalkan Ukraina. Langkah AS tersebut menunjukkan sinyal keadaan darurat sewaktu-waktu di Ukraina, terlebih Rusia dilaporkan telah mengumpulkan pasukan dekat perbatasan Ukraina, yang sekaligus memicu kekhawatiran akan terjadinya gangguan pasokan di Eropa Timur," ujar Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Girta Yoga dalam laporannya, Senin (24/1/2022).



Selain Eropa Timur, ketegangan geopolitik juga terlihat di Timur Tengah, ketika Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi melarang operasi penerbangan bagi sebagian besar drone pribadi dan pesawat olahraga pribadi selama sebulan yang berlaku mulai hari Sabtu. Keputusan tersebut dibuat menyusul serangan melalui drone yang dilakukan oleh milisi Houthi Yaman pada pekan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved