LPKR Siapkan Rp100 Triliun untuk Kembangkan Hunian Terjangkau

Kamis, 20 Juni 2019 - 13:43 WIB
LPKR Siapkan Rp100 Triliun...
LPKR Siapkan Rp100 Triliun untuk Kembangkan Hunian Terjangkau
A A A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mendukung penuh langkah pemerintah dalam memberikan insentif bagi masyarakat luas untuk memiliki hunian layak dan terjangkau. Upaya ini sejalan dengan target pemerintah membangun 635.361 unit rumah baru di tahun 2019.

Aspek pembiayaan ditenggarai sebagai salah satu tantangan utama saat ini dalam pemenuhan kebutuhan hunian dengan harga tejangkau di Indonesia.

"Lippo Karawaci mengapresiasi kebijakan pemerintah melaluiFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SBS) serta keputusan untuk mengurangi pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pada hunian dengan nilai dibawah Rp30 miliar, yang menjadikian penting agar kebutuhan hunian masyarakat luas dapat segera terpenuhi," ungkap CEO Lippo Karawaci John Riady di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Dalam jangka menengah, Lippo Karawaci akan membangun 100.000 rumah dengan nilai investasi Rp100 triliun. Salah satu upaya yang telah dilakukan dengan menggandeng private equity yang telah memberikan komitmen investasi melalui pembelian rights dan persetujuan untuk membeli saham Lippo Karawaci melalui rights issue.

Kebijakan-kebijakan dari pemerintah tersebut, lanjut John, diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk membeli rumah pertamanya.

Menurut John, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi industri properti, dimana target FLPP sendiri telah meningkat dari Rp2,18 triliun di tahun 2018 menjadi Rp5,2 triliun di 2019.

Sedangkan besaran SBS di tahun 2019 mencapai Rp3,45 triliun yang kemudian membuka banyak peluang baru, khususnya untuk pembiayaan dan penyediaan hunian yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, keputusan pemerintah untuk menaikan nilai batas PPnBM diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan sektor properti melalui peningkatan daya saing dan juga investasi.

Lippo Karawaci, kata John, telah menunjukan komitmen berkelanjutan bagi penyediaan hunian terjangkau dengan membangun lebih dari ratusan ribu hunian di seluruh penjuru tanah air, dan akan tetap dilanjutkan secara konsisten.

"Adanya backlog kebutuhan rumah sebesar 7,6 juta unit dan pasokan land bank yang sangat memadai menjadi salah alasan kuat atas fokus usaha dari Lippo Karawaci. Saat ini, kami memiliki sekitar 8.000 hektar land bank, dimana 1.300 hektarnya sudah siap bangun," imbuh John.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPKR Optimalkan Unit...
LPKR Optimalkan Unit Bisnis Jalankan Program Indonesia Pasti
Pertumbuhan Kinerja...
Pertumbuhan Kinerja SILO Dukung Peningkatan Pendapatan LPKR
LKPR Komitmen Sediakan...
LKPR Komitmen Sediakan Rumah Berkualitas untuk Pemilik Rumah Pertama
Pertumbuhan Penjualan...
Pertumbuhan Penjualan Properti LPKR Diprediksi Berlanjut pada Semester II/2021
LPKR dan LPCK Resmi...
LPKR dan LPCK Resmi Bergabung ke Dalam Daftar Efek Syariah
Perluas Jangkauan Pasar,...
Perluas Jangkauan Pasar, LPKR Targetkan Pra Penjualan Rp4,9 Triliun
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
5 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
7 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
8 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
10 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
10 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved