Surplus USD210 Juta, BI: Neraca Transaksi Berjalan Bakal Positif

Senin, 24 Juni 2019 - 22:23 WIB
Surplus USD210 Juta,...
Surplus USD210 Juta, BI: Neraca Transaksi Berjalan Bakal Positif
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Neraca Perdagangan Indonesia pada Mei 2019 mencatat surplus USD210 juta, kondisi ini membaik dibandingkan bulan April 2019 yang mencatat defisit USD2,28 miliar.

Bank Indonesia (BI) menilai surplus neraca perdagangan pada Mei 2019 berdampak positif terhadap prospek neraca transaksi berjalan 2019, yang diperkirakan defisit dalam kisaran 2,5%-3,0% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Kedepan, Bank Indonesia dan Pemerintah akan terus berkoordinasi mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik sehingga tetap dapat menjaga stabilitas eksternal, termasuk prospek neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan," terang Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Surplus neraca perdagangan tersebut terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas dan penurunan defisit neraca perdagangan migas. Surplus neraca perdagangan nonmigas ditopang oleh ekspor nonmigas yang meningkat dan impor nonmigas yang menurun. Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas yang menurun dipengaruhi meningkatnya ekspor migas dan menurunnya impor migas.

Neraca perdagangan nonmigas Mei 2019 mengalami surplus USD1,19 miliar, setelah pada bulan sebelumnya mencatat defisit USD0,79 miliar. Pada satu sisi, perkembangan positif tersebut dipengaruhi oleh peningkatan ekspor nonmigas yakni dari USD12,37 miliar pada April 2019 menjadi USD13,63 miliar.

Peningkatan terutama terjadi pada komponen lemak dan minyak hewani/nabati, perhiasan/permata, serta bahan bakar mineral. Di sisi lain, impor nonmigas tercatat sebesar USD12,44 miliar, menurun USD0,72 miliar (mtm) dibandingkan dengan impor pada bulan sebelumnya. Penurunan impor nonmigas terutama terjadi pada komponen mesin dan peralatan listrik, besi dan baja, serta mesin/pesawat mekanik.

Neraca perdagangan migas tercatat defisit USD0,98 miliar pada Mei 2019, membaik dibandingkan dengan defisit pada bulan sebelumnya sebesar USD1,49 miliar.

Perbaikan tersebut ditopang oleh peningkatan ekspor migas, dari USD0,74 miliar pada April 2019 menjadi USD1,11 miliar pada Mei 2019. Peningkatan terutama didorong oleh komponen ekspor gas sejalan peningkatan volume ekspor, di tengah penurunan harga ekspor gas.

Sementara itu, impor migas menurun dari USD2,24 miliar menjadi USD2,09 miliar pada Mei 2019. Penurunan impor migas terutama terjadi pada komponen hasil minyak dan gas, sejalan dengan menurunnya volume ekspor kedua komponen tersebut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana BI Memandang...
Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, BI : Perkuat Ketahanan Eksternal
BI: Neraca Dagang Surplus...
BI: Neraca Dagang Surplus Bikin Ketahanan Ekonomi Positif
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus USD3,94 Miliar, Begini Respons BI
Cara BI Memandang Tren...
Cara BI Memandang Tren Surplus Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
15 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
44 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved