BI Ceritakan Penyebab Krisis Ekonomi 1998

Rabu, 26 Juni 2019 - 19:53 WIB
BI Ceritakan Penyebab...
BI Ceritakan Penyebab Krisis Ekonomi 1998
A A A
JAKARTA - Indonesia pernah mengalami titik nadir yaitu krisis ekonomi 1998 yang berdampak ke segala bidang (krisis multidimensi). Hal ini disebabkan terganggunya stabilitas sistem keuangan. Untuk mengingatkannya, Bank Indonesia mensosialisasikan kebijakan makroprudensial kepada ratusan mahasiswa dan blogger, dengan diskusi bertajuk 'Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan'.

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung, menceritakan krisis ekonomi 1998 disebabkan inflasi yang mencapai 70%. Dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sangat tinggi dari Rp2.500 nyungsep sampai Rp17.000 per USD, sehingga perekonomian Indonesia mengalami krisis.

"Memori 1997 dan 1998 terjadi krisis moneter. Kita alami krisis multidimensi dari krisis keuangan, moneter dan merambat sisi sosial, politik dan akhirnya tahun 1998 itu terjadi perubahan politik dramatis," ujar Judi di Hotel Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Dia menerangkan Bank Indonesia lantas mengeluarkan kebijakan yang mengatur interaksi antara makroekonomi dengan mikroekonomi, yang dikenal dengan kebijakan makroprudensial. Kebijakan tersebut diterbitkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung kestabilan perekonomian Indonesia.

"Begitu ada krisis, orang mulai merasa bahwa ini harus dijaga. Otoritas BI, OJK, dan Kementerian Keuangan itu harus hadir dan terlihat terutama saat krisis. Dalam kondisi normal dicuekin, begitu ada kebakaran baru orang memanggil," katanya mengistilahkan.

Juda menegaskan BI terus berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam segala kondisi, termasuk saat ini yang berkondisi sangat baik dan mempunyai daya tahan yang tinggi.

"Kami ingin mensosialisasi dan mengajak semua pihak menjaga stabilitas sistem keuangan, karena ini tanggung jawab kita bersama," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Krisis...
Belajar dari Krisis 2008, BI Andalkan Kebijakan Makroprudensial
Waspada!, Indonesia...
Waspada!, Indonesia Akan Resesi Panjang Dibanding Krisis Moneter 1998
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Sebelum Pandemi, Ini...
Sebelum Pandemi, Ini Krisis-krisis yang Pernah Dialami Dunia dan Indonesia
Deflasi 5 Bulan Beruntun...
Deflasi 5 Bulan Beruntun Jadi Sinyal Krisis? BPS Singgung Saat 1999
Bos Bank Syariah Indonesia...
Bos Bank Syariah Indonesia Ungkap Krisis Pasti Datang
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
24 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved