Garuda Siap Jalankan Rekomendasi dari Kemenkeu dan OJK

Minggu, 30 Juni 2019 - 18:01 WIB
Garuda Siap Jalankan...
Garuda Siap Jalankan Rekomendasi dari Kemenkeu dan OJK
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menegaskan patuh terhadap hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terhadap Laporan Keuangan Audited Garuda Indonesia tahun 2018. Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, Garuda Indonesia akan menindaklanjuti keputusan tersebut sebaik-baiknya.

"Garuda Indonesia senantiasa mengedepankan prinsip compliance & good corporate governance (GCG). Garuda juga akan terbuka, berkomunikasi lebih lanjut dan meminta advise kepada regulator, dalam hal ini terkait dengan pemenuhan kewajiban Perusahaan atas hasil putusan tersebut," jelas Ari di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Ari menambahkan sejalan dengan komitmen Garuda Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja dan keberlanjutan perusahaan melalui berbagai aspek pengembangan, pihaknya telah mengambil sikap positif terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan Garuda yang diumumkan Kemenkeu dan OJK tersebut.

"Kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta terus menambah pendapatan perusahaan melalui peningkatan ancillary revenue (atau pendapatan lain-lain) sehingga Garuda Indonesia sebagai national carrier dapat tumbuh dan sustain serta terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dan peningkatan kesejahteraan karyawan," jelas Ari.

Garuda Indonesia Group, sambung dia, juga bertekad untuk mencapai hasil yang memuaskan pelanggan melalui dukungan banyak pihak dari seluruh karyawan, Serikat Karyawan, Asosiasi Pilot Garuda (APG), IKAGI, Dewan Komisaris dan khususnya kepada pemegang saham Dwi-Warna Kementrian BUMN dan PT Trans Airway.

Di tempat yang sama, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengatakan, Garuda Indonesia sudah membahas langkah-langkah untuk mengganti Kantor Akuntan Publik yang baru dan akan menangani audit per 30 Juni 2019.

“Ini audit intern. Ini sudah kita bahas dengan direksi. Sedangkan posisi komisaris, bahwa kami akan mendorong dan mengawal direksi untuk laksanakan keputusan regulator (OJK-Kemenkeu). Jadi kita akan pelajari apa yang diharapkan tentunya dan kegiatan tindak lanjutnya akan dilalukan dewan komisaris," ungkapnya.

Garuda Indonesia juga akan membayar denda sebagai syarat pemenuhan atas sanksi dari regulator dan otoritas terkait senilai Rp1,250 miliar. "Kita akan komunikasikan semua dengan regulator jasa keuangan, termasuk dengan Bursa Efek Indonesia (BEI)," tutup Ari.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Perkuat Ekosistem...
OJK Perkuat Ekosistem Laporan KeuanganPelaku Usaha Jasa Keuangan
Bos OJK Minta Dukungan...
Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Peroleh Opini WTP...
OJK Peroleh Opini WTP dari BPK Atas Laporan Keuangan 2019
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved