YLKI Harap Infrastruktur Bisa Seperti Bandara

Rabu, 03 Juli 2019 - 12:45 WIB
YLKI Harap Infrastruktur...
YLKI Harap Infrastruktur Bisa Seperti Bandara
A A A
JAKARTA - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan pengawasan di pelabuhan sampai saat ini masih lemah.

Pasalnya, masih ditemukan kapal yang berlayar, tapi sebenarnya tak layak layar khususnya kapal rakyat. “Maka yang paling penting dalam hal ini adalah pengawasan,” ujar Tulus di Jakarta, baru-baru ini. Menurut Tulus, dari sisi infrastruktur yang paling penting sekarang adanya Xray (sinar X) seperti di bandara.

“Bagaimana kalau ada serangan teroris dan narkoba, siapa yang mengontrol, padahal di laut. Xray ini harus disediakan regulator sebagai infrastruktur,” katanya.

Sayangnya, menurut Tulus, belum ada kebijakan regulator menyediakan peralatan seperti Xray khususnya untuk pelabuh an besar, seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung perak, dan lainnya.

Tulus mencontohkan di China untuk memasuki stasiun KA harus dicek dengan Xray. Selain itu, kata dia, infrastruktur untuk penanganan ba gasi penumpang juga masih buruk dan harus ditata.

Jika di bandar udara, bagasi penumpang didaftarkan, ditimbang, dan dimasukkan kedalam pesawat dengan ban berjalan dan petugas khusus, sementara di pelabuhan barang bawaan masih ditenteng oleh penumpang atau porter. Akibatnya barang bawaan atau bagasi penumpang kapal melebihi kapasitas berat yang ditentukan.

Terkait lemahnya pengawasan dan infrastruktur di pelabuhan, sering kali pelabuhan-pelabuhan di perbatasan dimanfaatkan untuk perdagangan narkotika. Dalam hal barang bawaan penumpang yang melebihi kapasitas dan terjadinya transaksi narkotika biasanya pihak kapal disalahkan.

Padahal kapal fungsinya seperti pesawat udara, yaitu hanya sebagai sarana pengangkut, sementara fungsi seleksi barang atau bagasi ada di pelabuhan. Menurut Tulus, layanan setara bandara di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia sangat dimungkinkan sepanjang ada kemauan dari regulator.

“Kebijakan itu harus benar-benar untuk meningkatkan layanan di pelabuhan, bukan dalih meningkatkan pendapatan,” kata Tulus. Sebelumnya, sejumlah penumpang mengeluhkan layanan pelabuhan yang dikelola Pelindo karena tidak diizinkan memasuki gedung ketika menunggu kapal.

Akibatnya mereka terpaksa menunggu di luar lobi dan kantin yang tidak nyaman. Sebagian gedung pelabuhan memang baru, tapi mereka tidak bisa menikmati karena pintunya dikunci.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya mengkaji penerapan pelayanan pelabuhan setara dengan pelayanan di bandara. Pelayanan itu akan memenuhi setidaknya persyaratan fasilitas boarding pass maupun e-ticketing.

Dirjen Perhubungan Laut Perhubungan Agus H Purnomo menjanjikan tahun ini kajian tersebut akan selesai. Adapun tahap pertama penerapannya dilakukan di tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Kali Adem, Tanjung Pinang, serta Baubau. (Rakhmat Baihaqi/ant)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengaduan Konsumen Indonesia...
Pengaduan Konsumen Indonesia Masih Rendah, Belum di Level Kritis
Ada Versi Abal-abal,...
Ada Versi Abal-abal, YLKI Tegaskan Tak Miliki Cabang
Peduli Lingkungan, Kemasan...
Peduli Lingkungan, Kemasan Air Minum Galon Sekali Pakai Dikritik
YLKI: Kualitas BBM Lebih...
YLKI: Kualitas BBM Lebih Penting Ketimbang Penurunan Harga
Awas Tertipu Saat Belanja...
Awas Tertipu Saat Belanja Online, Ikuti Tips YLKI Ini
Harga Meterai Jadi Rp10...
Harga Meterai Jadi Rp10 Ribu Dinilai Kemahalan, YLKI: Berimplikasi Panjang
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
43 menit yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
3 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
6 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
6 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
7 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
9 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved