PUPR Gandeng Korea Tingkatkan Sistem Transportasi Sebesar USD5,5 Juta

Rabu, 03 Juli 2019 - 22:23 WIB
PUPR Gandeng Korea Tingkatkan...
PUPR Gandeng Korea Tingkatkan Sistem Transportasi Sebesar USD5,5 Juta
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Kerjasama Internasional Korea (Korea International Cooperation Agency/KOICA) menandatangani Record of Discussions (RoD) tentang Penyusunan Rencana Induk Sistem Transportasi Cerdas dan Sistem Percontohan untuk Wilayah Metropolitan Jakarta.

Penandatanganan kerjasama dilakukan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto dan Country Director KOICA Indonesia, Hoejin Jeong, di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Pengembangan Sistem Transportasi Cerdas ini menjadi bahasan antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transport (MoLIT) Korea Selatan, Kim Hyun Mee, di Seoul, (28/6/2019).

Kerjasama ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengggunaan jalan, akses dan keselamatan lalu lintas dengan menyediakan informasi lalu lintas secara real time kepada pengguna jalan.

"Ini merupakan awal yang baik untuk mengatasi permasalahan sistem transportasi di Jabodetabek. Dengan adanya sistem transportasi cerdas, bisa mengatur secara lebih efektif sektor transportasi. Keberhasilan kerjasama ini juga memerlukan dukungan dari Kementerian/Lembaga terkait lainnya diantaranya Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan dan Korps Lalu Lintas Kepolisian," kata Sugiyartanto di Jakarta, Rabu (3/7/2019)

Proyek ini akan berlangsung selama 5 tahun yang terdiri 3 tahun implementasi dan 2 tahun masa pemeliharaan dengan anggaran USD5,5 juta.

Lingkup kerjasama yakni pengembangan Rencana Induk Sistem Transportasi Cerdas, implementasi sistem percontohan yang dilakukan di koridor Jakarta-Cikampek, penyediaan rujukan pedoman hukum dan peraturan Sistem Transportasi Cerdas dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Hoejin Jeong menjelaskan kerjasama ini dapat mempererat hubungan kedua negara setelah sebelumnya sudah ada kerjasama antara KOICA dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR yang menghasilkan prototipe operasi sistem data jalan (Integration Road Data Center Operation / IRODCO). Sistem operasi tersebut bisa dikembangkan lebih lanjut melalui kerjasama ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korea telah mengembangkan metodologi dan strategi untuk mengurangi lalu lintas secara efektif. Hampir semua kota di Korea direkam dalam video. Lebih dari 9 juta kamera pengintai beroperasi di jalan-jalan sampai stasiun kereta bawah tanah.

Jika kecelakaan terjadi, mereka secara otomatis mengambil gambar dan mempostingnya di media sosial dan berita dan memberikan warga rute alternatif, yang juga berfungsi sebagai alat untuk mengarahkan kembali lalu lintas mobil ke kereta bawah tanah atau bentuk transportasi umum lainnya.

Transportasi Jakarta saat ini menghadapi masalah lalu lintas yang rumit di mana sistem 'pintar' jelas dibutuhkan untuk memberikan informasi lebih lanjut kepada warga tentang situasi jalan. Melalui proyek ini, diharapkan Jakarta metropolitan dapat menjadi kota pintar yang dapat memberikan sistem transportasi yang nyaman bagi semua warga.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
5 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved