IHSG Ditutup Kokoh ke Level 6.375, Bursa Asia Mixed
Kamis, 04 Juli 2019 - 16:54 WIB
IHSG Ditutup Kokoh ke Level 6.375, Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berdiri kokoh pada akhir perdagangan, Kamis (4/7/2019) untuk bangkit kembali setelah sempat mengalami tekanan sebelumnya. Hingga akhir sesi, IHSG menghijau ke level 6.375,97 dengan tambahan 13,34 poin atau setara 0,21%.
Pada sesi siang tadi, bursa sahan Tanah Air meningkat sebesar 9,924 poin atau senilai 0,156% menjadi 6.372,55 ketika pagi tadi juga meningkat 8,150 poin atau 0,128% di pisisi 6.370,77. Raihan tersebut masih lebih baik dari penutupan, Rabu kemarin yang bertengger di 6.362,62.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu infrastruktur yang menanjak 0,88% sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor industri dasar yang jatuh 0.45%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,46 triliun dengan 18,98 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp80,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,71 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,63 triliun. Tercatat sebesar 232 saham menguat, 202 saham melemah dan 162 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 menjadi Rp78.225, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) bertambah Rp280 menjadi Rp4.360 dan PT Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) meningkat Rp160 menjadi Rp1.550.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) turun Rp95 menjadi Rp905, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG)menyusut Rp50 ke posisi Rp5.250 serta PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) berkurang Rp50 menjadi Rp770.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham Asia Pasifik mixed alias beragam hingga sesi sore perdagangan, Kamis seiring ekonomi AS yang lebih buruk dari perkiraan. Kondisi tersebut meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve alias Bank Sentral AS dapat memangkas suku bunga pada pertemuan Juli mendatang.
Indeks Nikkei 225 ditutup 0,3% lebih tinggi pada posisi 21.702,45 setelah saham indeks kelas berat Softbank melonjak lebih dari 3%, sementara indeks Topix naik 0,65% untuk menyelesaikan perdagangan hari ini menjadi 1.589,78.
Selanjutnya indeks Kospi di Korea Selatan melonjak mencapai sebesar 0,61% untuk bertengger pada level 2,108.73 saat bursa utama Australia juga mencetak hasil positif dimana ASX 200 naik 0,49% untuk mengakhiri perdagangan ke posisi 6.718,00.
Saham-saham di daratan Cina tergelincir pada hari ini, dengan Komposit Shanghai tergelincir 0,33% menjadi 3.005,25 dan Komposit Shenzhen juga turun 0,548% menjadi 1.591,24. Di Hong Kong, indeks Hang Seng sedikit lebih rendah 0,21% menjadi 28.795,77.
Pada sesi siang tadi, bursa sahan Tanah Air meningkat sebesar 9,924 poin atau senilai 0,156% menjadi 6.372,55 ketika pagi tadi juga meningkat 8,150 poin atau 0,128% di pisisi 6.370,77. Raihan tersebut masih lebih baik dari penutupan, Rabu kemarin yang bertengger di 6.362,62.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu infrastruktur yang menanjak 0,88% sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor industri dasar yang jatuh 0.45%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,46 triliun dengan 18,98 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp80,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,71 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,63 triliun. Tercatat sebesar 232 saham menguat, 202 saham melemah dan 162 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 menjadi Rp78.225, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) bertambah Rp280 menjadi Rp4.360 dan PT Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) meningkat Rp160 menjadi Rp1.550.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Waran Seri I Pool Advista Finance Tbk. (POLA-W) turun Rp95 menjadi Rp905, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG)menyusut Rp50 ke posisi Rp5.250 serta PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) berkurang Rp50 menjadi Rp770.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, saham Asia Pasifik mixed alias beragam hingga sesi sore perdagangan, Kamis seiring ekonomi AS yang lebih buruk dari perkiraan. Kondisi tersebut meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve alias Bank Sentral AS dapat memangkas suku bunga pada pertemuan Juli mendatang.
Indeks Nikkei 225 ditutup 0,3% lebih tinggi pada posisi 21.702,45 setelah saham indeks kelas berat Softbank melonjak lebih dari 3%, sementara indeks Topix naik 0,65% untuk menyelesaikan perdagangan hari ini menjadi 1.589,78.
Selanjutnya indeks Kospi di Korea Selatan melonjak mencapai sebesar 0,61% untuk bertengger pada level 2,108.73 saat bursa utama Australia juga mencetak hasil positif dimana ASX 200 naik 0,49% untuk mengakhiri perdagangan ke posisi 6.718,00.
Saham-saham di daratan Cina tergelincir pada hari ini, dengan Komposit Shanghai tergelincir 0,33% menjadi 3.005,25 dan Komposit Shenzhen juga turun 0,548% menjadi 1.591,24. Di Hong Kong, indeks Hang Seng sedikit lebih rendah 0,21% menjadi 28.795,77.
(akr)
Lihat Juga :