Lakukan IPO, Arkha Jayanti Persada Lepas 500 Juta Lembar Saham

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:44 WIB
Lakukan IPO, Arkha Jayanti...
Lakukan IPO, Arkha Jayanti Persada Lepas 500 Juta Lembar Saham
A A A
JAKARTA - Perusahaan teknik dan manufaktur alat berat dan konstruksi baja, PT Arkha Jayanti Persada Tbk hari ini meresmikan namanya di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan menjadi emiten ke-29 yang melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO). Sehingga total keseluruhan perusahaan tercatat di BEI menjadi 647 emiten.

Perseroan melepas 500 juta lembar saham atau setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Dengan harga penawaran Rp236 per saham, maka emiten berkode ARKA ini menargetkan meraup dana dari pasar modal sebesar Rp118 miliar.

Direktur Utama Arkha Jayanti Persada, Dwi Hartanto, mengatakan langkah yang diambil untuk masuk Bursa Efek Indonesia merupakan langkah strategis yang sudah direncanakan oleh perseroan untuk meningkatkan penjualan perseroan.

"Jadi ini langkah kami untuk memperluas pasar," ujar Dwi di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Manajemen ARKA menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Pada penawaran umum, saham ARKA mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,84 kali dari total saham yang ditawarkan atau sebesar 85,11 kali dari penawaran terpusat pada 1-5 Juli 2019.

Dalam debut perdananya, saham ARKA langsung menyentuh titik auto-rejection atas atau menguat hingga 50% ke level Rp354 dari harga penawaran senilai Rp236 per saham.

Kenaikan harga saham ARKA di awal perdagangan tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak tiga kali dengan volume transaksi sebanyak 116 lot. Sehingga, nilai transaksi emiten ke-30 di 2019 ini mencapai senilai Rp4,11 juta untuk sepanjang perdagangan hari ini.

Sebelum IPO, saham ARKA dimiliki oleh PT Arkha Tanto Prima (69,75%), PT JAF Asia Investment (30,17%) dan Dwi Hartanto (0,08%).

Rencananya, sebesar 70% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, berupa bahan baku dan bahan pembantu. Sedangkan, sisanya akan digunakan untuk membayar utang ke supplier.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melantai di BEI, PT...
Melantai di BEI, PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) Raup Dana Rp36 Miliar
PT Bersama Mencapai...
PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) Bersiap Segera Listing di Bursa Efek Indonesia
Harga Sahamnya Meroket...
Harga Sahamnya Meroket 14.000% Sejak IPO, Ini Penjelasan DCII
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Melantai di Bursa, PT...
Melantai di Bursa, PT Transkon Jaya Garap Komunitas Tambang
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) Siap Melantai di Bursa, Cek Jadwal Bookbuilding
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
26 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved