Sindir Calon Tunggal Deputi Gubernur Senior, DPR Ragukan Independensi BI

Kamis, 11 Juli 2019 - 21:37 WIB
Sindir Calon Tunggal...
Sindir Calon Tunggal Deputi Gubernur Senior, DPR Ragukan Independensi BI
A A A
JAKARTA - Independensi Bank Indonesia (BI) diragukan oleh Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng, lantaran pemilihan pejabat dewan gubernur Bank Indonesia hanya memiliki calon tunggal. Seperti diketahui hanya terdapat nama Destry Damayanti dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia yang baru.

Menurutnya apabila calonnya hanya satu, maka Bank Indonesia sudah tidak independen. Lebih lanjut Melchias meminta biarkan proses fit and proper test dilakukan komisi XI dengan banyak calon.

"Sebab amanah UU BI, Komisi XI DPR diberikan wewenang melakukan fit and proper test dan memberikan persetujuan bukan hanya sebagai konsultasi seperti institusi-institusi lainnya," ujar Melchias di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Dia menambahkan, untuk calon Deputi Senior BI ini memang hak pererogratif Presiden. Namun terang dia Undang-undang (UU) mengatakan sebanyak-banyaknya calon adalah tiga orang. Tegas dia sudah seharusnya Bank Indonesia independen, maka tidak bisa diperintah oleh siapa pun dalam mengatur moneter.

"Itu ada makna kalau sebanyak-banyaknya. Kita menginginkan itu lebih dari satu. Supaya kita bisa menjaga indpendensi dan menjaga komunikasi hubungan yang baik antara pemerintah dengan DPR," jelasnya.

Sebagai informasi, Destry Damayanti mendapatkan persetujuan DPR untuk menjadi Deputi Gubernur Senior BI yang baru menggantikan pendahulunya Mirza Adityaswara. Hal ini setelah Destry melewati rangkaian fit and proper test dengan komisi XI DPR RI yang mendapatkan banyak pertanyaan mulai dari visi misi, nilai tukar rupiah, Undang-undang lalu lintas devisa hingga perkembangan cryptocurrency.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved