Ekonomi Bergerak Lebih Cepat, Boediono Ingatkan Jangan Santai

Senin, 15 Juli 2019 - 15:19 WIB
Ekonomi Bergerak Lebih...
Ekonomi Bergerak Lebih Cepat, Boediono Ingatkan Jangan Santai
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengingatkan, seluruh pejabat Indonesia jangan terlalu santai bekerja. Pasalnya, perkembangan ekonomi saat ini lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Kita enggak bisa terlalu bersantai. ekonomi dunia berjalan lebih cepat dibandingkan tahun 80-90 an," ujar Boediono di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok, serta proteksi yang dilakukan Negeri Paman Sam -julukan AS- perlu diwaspadai oleh sektor perpajakan. "Tidak cukup melihat problema dalam negeri, tapi juga ke luar negeri. Yang saya maksud, kemampuan untuk berdiplomasi sangat penting. Kalau tidak mampu, akan diambil oleh negara lain" jelasnya.

Dia pun mengungkapkan, salah satu senjata paling ampuh demi menjaga keberlangsungan otoritas pajak nasional adalah penguasaan informasi dan teknologi. Hal ini lantaran, sistem IT pajak harus bisa menjangkau perkembangan dunia.

"Karena itu kuncinya, kita bisa mendapatkan input untuk kebijakan lebih baik dibandingkan mengandalkan sistem lama, mengumpulkan statistik, dianalisa sendiri, Pekerjaan ke depan bagi pajak akan sangat kompleks dan tidak mudah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital Per Akhir Maret 2025 Capai Rp34,91 Triliun, Berikut Rinciannya
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Diskon Pajak Jumbo Super...
Diskon Pajak Jumbo Super Deduction, Solusi Genjot Ekspor Impor
6 Jurus DJP Mengejar...
6 Jurus DJP Mengejar Target Penerimaan Pajak Rp2.189 Triliun di 2025
Berita Terkini
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
17 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved