Dua Hari Melemah, BI Sebut Pergerakan Rupiah Masih Wajar
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:36 WIB
Dua Hari Melemah, BI Sebut Pergerakan Rupiah Masih Wajar
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan rupiah yang sudah terjadi dalam dua hari terakhir masih wajar dan sejalan dengan kondisi seluruh mata yang regional yang juga melemah terhadap dolar AS (USD). Kepala Bidang Kebijakan Moneter BI Nanang Hendrasyah mengatakan, rupiah terkoreksi karena menguatnya dolar pasca dirilisnya data US retail sales yang lebih baik dari perkiraan.
"Kami melihat pelemahan rupiah hari ini masih dalam kisaran yang wajar. Kami yakin rupiah akan tetap bergerak stabil dalam fluktuasi yang rendah," ujar Nanang saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (17/7/2019).
Dia menambahkan, faktor global dan domestik ke depan akan sangat mendukung terjaganya stabilitas rupiah di tengah antisipasi pasar terhadap keputusan the Fed. "The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunganya di akhir bulan Juli ini," kata dia.
Sebagai informasi, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi pertama hari ini melemah ke posisi Rp13.965/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.930/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.930 hingga Rp13.969/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini berada pada level Rp13.970/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.940-Rp13.970/USD. Sedangkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.949/USD. Posisi ini juga memperlihatkan pelemahan rupiah dari posisi sebelumnya di Rp13.925/USD.
"Kami melihat pelemahan rupiah hari ini masih dalam kisaran yang wajar. Kami yakin rupiah akan tetap bergerak stabil dalam fluktuasi yang rendah," ujar Nanang saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (17/7/2019).
Dia menambahkan, faktor global dan domestik ke depan akan sangat mendukung terjaganya stabilitas rupiah di tengah antisipasi pasar terhadap keputusan the Fed. "The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunganya di akhir bulan Juli ini," kata dia.
Sebagai informasi, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi pertama hari ini melemah ke posisi Rp13.965/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.930/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.930 hingga Rp13.969/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg siang ini berada pada level Rp13.970/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.940-Rp13.970/USD. Sedangkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan, rupiah siang ini tertahan di level Rp13.949/USD. Posisi ini juga memperlihatkan pelemahan rupiah dari posisi sebelumnya di Rp13.925/USD.
(fjo)
Lihat Juga :