IHSG Berakhir Terpeleset ke Level 6.394 Iringi Kejatuhan Bursa Asia
Rabu, 17 Juli 2019 - 16:59 WIB
IHSG Berakhir Terpeleset ke Level 6.394 Iringi Kejatuhan Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (17/7/2019) berakhir terpeleset untuk mengiringi kejatuhan sebagian besar bursa utama Asia lainnya. Di akhir sesi, IHSG merosot ke level 6,394.61 dengan pelemahan 7.27 poin yang setara 0.11%
Raihan tersebut melengkapi tren negatif sepanjang hari ini, setelah sesi siang tadi tercatat bursa sahan Tanah Air sudah tertekan dengan penyusutan 19,68 poin atau 0,31% ke level 6.382,20 setelah pada sesi pagi juga ambruk ke posisi 6.397,13. Kemarin IHSG bertengger pada level 6.401,88
Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor aneka industri sebesar 3,66% serta infrastruktur merosot 0,51%. Selain itu sektor consumer mampu mencetak peningkatan mencapai sebesar 0,96%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,98 triliun dengan 18,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp358,11 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,53 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,17 triliun. Tercatat sebesar 174 saham menguat, 281 melemah dan 138 stagnan.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, komposit Shanghai ditutup 0,2% lebih rendah pada level 2.931,69 saat Komposit Shenzhen juga naik 0,162% menjadi 1.574,35. Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,09% pada level 28,593.17.
Tren penurunan juga terlihat pada indeks Nikkei Jepang yang jatuh 0,31% untuk berada di posisi 21.469,18 dengan saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group turun 2,35%. Sementara indks Topix mengakhiri perdagangan sedikit lebih rendah pada level 1.567,41.
Pada tempat lain, indeks Kospi di Korea Selatan juga kehilangan 0,91% menjadi 2.072,92, karena produsen chip SK Hynix melihat sahamnya jatuh 1,97%. Sedangkan ASX 200 Australia naik 0,49% untuk menyelesaikan perdagangan tengah pekan ke level 6.673,30. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang tergelincir 0,26%.
Raihan tersebut melengkapi tren negatif sepanjang hari ini, setelah sesi siang tadi tercatat bursa sahan Tanah Air sudah tertekan dengan penyusutan 19,68 poin atau 0,31% ke level 6.382,20 setelah pada sesi pagi juga ambruk ke posisi 6.397,13. Kemarin IHSG bertengger pada level 6.401,88
Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor aneka industri sebesar 3,66% serta infrastruktur merosot 0,51%. Selain itu sektor consumer mampu mencetak peningkatan mencapai sebesar 0,96%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,98 triliun dengan 18,54 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp358,11 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,53 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,17 triliun. Tercatat sebesar 174 saham menguat, 281 melemah dan 138 stagnan.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, komposit Shanghai ditutup 0,2% lebih rendah pada level 2.931,69 saat Komposit Shenzhen juga naik 0,162% menjadi 1.574,35. Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,09% pada level 28,593.17.
Tren penurunan juga terlihat pada indeks Nikkei Jepang yang jatuh 0,31% untuk berada di posisi 21.469,18 dengan saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group turun 2,35%. Sementara indks Topix mengakhiri perdagangan sedikit lebih rendah pada level 1.567,41.
Pada tempat lain, indeks Kospi di Korea Selatan juga kehilangan 0,91% menjadi 2.072,92, karena produsen chip SK Hynix melihat sahamnya jatuh 1,97%. Sedangkan ASX 200 Australia naik 0,49% untuk menyelesaikan perdagangan tengah pekan ke level 6.673,30. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang tergelincir 0,26%.
(akr)
Lihat Juga :