Tarif Uji Rancang Bangun Dibahas Askarindo Jakarta dan Jabar di Halal Bihalal

Kamis, 18 Juli 2019 - 17:24 WIB
Tarif Uji Rancang Bangun...
Tarif Uji Rancang Bangun Dibahas Askarindo Jakarta dan Jabar di Halal Bihalal
A A A
BANDUNG - Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat menggelar Halal bihalal di Hotel Novotel, Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Pertemuan tersebut sekaligus ajang menampung masukan dan rencana ke depan perusahaan karoseri.

Ketua DPD Askarindo DKI Jakarta dan Jabar Parluhutan Simanjuntak mengatakan, halal bihalal ini merupakan acara rutin yang digelar Askarindo setiap tahunnya. Kali ini, Askarindo mengambil tempat di Bandung.

"Ada sekitar 60 pengusaha karoseri dadi DKI Jakarta dan Jawa Barat yang ikut halal bihalal ini. Kami berharap ini sudah cukup mewakili keberadaan kami," kata Parluhutan di sela-sela pemaparan materi.

Rencananya, acara ini akan berlangsung selama dua hari, hingga Jumat (19/7/2019). Tak hanya ajang silaturahmi, panitia juga menggelar pemaparan materi dari Departemen Perhubungan, BPTD, dan lainnya.

Menurut dia, acara ini menjadi wahana untuk bertukar informasi serta menampung masukan dan saran anggota Askarindo. Keluhan pada pengusaha, nantinya akan ditampung untuk disampaikan kepada instansi terkait.

Termasuk, kata dia, pertemuan ini diharapkan menghasilkan beberapa poin rekomendasi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pembuatan rancang bangun yang dinilai terlalu mahal. Rekomendasi itu diharapkan menguatkan upaya mereka agar presiden bisa merevisi Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2016 tentang tarif PNBP pada Kementerian Perhubungan atas usaha rancang bangun.

"Sebenarnya surat ke presiden sudah kami layangkan. Tapi kami berharap setelah pertemuan ini, akan semakin menguatkan usulan kami agar PP itu direvisi dan lebih memperhatikan pelaku usaha karoseri," imbuh dia.

Penurunan nilai PNBP yang dikenakan terhadap para pelaku usaha dalam membuat rancang bangun dapat memajukan industri karoseri. rancang bangun badan kendaraan yang dimiliki oleh perusahaan karoseri di dalam negeri merupakan modal dalam berjualan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Tiga Tahun Menjabat,...
Tiga Tahun Menjabat, CEO Ford Memutuskan Undur Diri
Asa Insentif Industri...
Asa Insentif Industri Automotif di Tengah Pandemi Corona
Industri Automotif Nyatakan...
Industri Automotif Nyatakan Dukungan Kebijakan Euro 4
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved