Rupiah Akhir Pekan Dibuka Perkasa Saat Dolar AS Tertekan

Jum'at, 19 Juli 2019 - 10:41 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Perkasa Saat Dolar AS Tertekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (19/7/2019) dibuka perkasa untuk semakin kokoh berdiri di zona hijau. Tren penguatan mata uang Garuda mengiringi dolar AS yang cenderung tengah berada di bawah tekanan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini menanjak naik ke posisi Rp13.913/USD untuk mencoba balik melawan dibandingkan tengah pekan kemarin Rp13.976/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka menguat menjadi Rp13.890/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp13.955/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan akhir pekan berada pada kisaran Rp13.885 hingga Rp13.955/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga berbalik pulih ke level Rp13.899/USD untuk memperlihatkan tren positif kembali terjadi dibandingkan dari sesi penutupan kemarin Rp13.960/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.890-Rp13.945/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah stagnan untuk tetap berada dalam kisaran level Rp13.975/USD. Kondisi tersebut memperlihatkan rupiah masih terus menjaga dalam tren positif.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar berada pada posisi defensif pada hari Jumat setelah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini untuk mengatasi tekanan harga yang melemah.

Dolar berdiri pada level 107,42 saat berhadapan dengan Yen Jepang atau mengalami kenaikan 0,15% pada awal perdagangan, setelah mencapai level terendah tiga minggu kemarin. Sedangkan euro juga tergelincir 0,15% menjadi 1,12555 versus USD. Pada minggu ini, dolar turun 0,4% versus yen dan hampir mendatar terhadap euro.

Indeks dolar yang mencapai level terendah dua minggu di 96.648 melambung ke 96.824. Sementara sebelumnya Greenback turun secara luas pada hari Kamis setelah pernyataan Williams mendukung spekulasi bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin, bukan 25 basis poin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
1 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
1 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
3 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
12 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
13 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
14 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved