Lahan Sempit, Kebutuhan Properti di Jakarta Masih Terus Berkembang

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:14 WIB
Lahan Sempit, Kebutuhan...
Lahan Sempit, Kebutuhan Properti di Jakarta Masih Terus Berkembang
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Real Estat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida mengatakan, Jakarta tetap dianggap developer sebagai pusat bisnis yang menjanjikan.Menurutnya dalam teori pengembang, DKI Jakarta masih terus dilihat sebagai ekonomi value yang keberadaannya tidak diragukan lagi. “Jadi Jakarta itu sudah tidak perlu diciptakan sebagai kantong ekonomi lagi. Karena memang sudah menjadi pusat ekonomi,” ujarnya kepada SINDO di Jakarta, Selasa (23/7/2019).Berdasarkan catatan REI, daya huni maupun daya untuk kebutuhan kantor di Jakarta masih sangat besar dan masih akan terus bertumbuh. “Kalau data terbaru, daya hunian Jakarta itu masih available atau ngak perlu bangun baru. Supplynya masih besar, begitu juga untuk perkantoran,” ujarnya.Meski kondisi lahan di Jakarta kian sempit, namun lahan-lahan yang ada masih tersedia dan akan terus berpotensi untuk dikembangkan sebagai bangunan atau gedung vertikal. Dia menambahkan pihak pengembang akan mengarah pada pembangunan plhuniqn maupun kebutuhan kantor yang dekat dengan lokasi Transit Oriented Development (TOD).“Kenapa TOD? Biar tidak menambah keruwetan kemacetan di Jakarta. Dan itu yang dikejar oleh pencari hunian maupun perkantoran di Jakarta,” pungkasnya.Sebagai informasi REI mencatat, kebutuhan hunian di Jakarta masih dibutuhkan, apalagi sejak perhelatan Pilpres selesai belum lama ini sektor properti berdasarkan kebutuhan konsumsi kredit, pertumbuhannya sudah berada di atas 10%, dari 22% sebelum Pilpres menjadi 24,5%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Sektor Properti Tetap...
Sektor Properti Tetap Jadi Primadona, Begini Strategi Industri di 2023
Genjot Sektor Properti,...
Genjot Sektor Properti, REI Jatim Gandeng Bank Mandiri
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Pelaku Sektor Properti...
Pelaku Sektor Properti Ungkap Batas Kemampuan Meredam Dampak Inflasi
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
26 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
35 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
40 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved