OJK Catat Perempuan Paling Banyak Jadi Korban Pinjol Tidak Resmi

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:49 WIB
OJK Catat Perempuan...
OJK Catat Perempuan Paling Banyak Jadi Korban Pinjol Tidak Resmi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerangkan masih banyak masyarakat yang belum bisa mengenali mana perusahaan pinjaman online yang terdaftar di OJK, dan mana yang tidak terdaftar alias ilegal. Minimnya pengetahuan dan pemahamanan ini, membuat banyak masyarakat yang menjadi korban pinjaman online (pijol) palsu, terutama adalah kaum perempuan.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Sondang Martha Samosir, mengatakan banyak perempuan khususnya ibu rumah tangga yang banyak terjerat pinjaman online yang tidak resmi.

"Saat ini masih banyak yang tidak tahu mana pinjaman online dan mana yang tidak, apalagi para ibu-ibu banyak yang jadi korban. Makanya literasi keuangan sangat penting," ujar Sondang di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, Sondang menambahkan pelaku UMKM terkadang menjadi korban lembaga fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring yang tidak terdaftar atau tidak berizin OJK. Hal tersebut diduga karena tingkat literasi keuangan khususnya para perempuan pelaku UMKM yang belum baik.

Karena itu, OJK senantiasa memberikan edukasi terkait risiko-risiko dalam industri pinjaman daring dan bagaimana memanfaatkan pinjaman daring secara bijak sebagai alternatif sumber permodalan selain perbankan. Termasuk meningkatkan pemahaman akan risiko fintech P2P lending ilegal atau investasi fintech P2P ilegal digunakan untuk tindak kriminalitas," katanya.

Sementara itu, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ricky Satria, mengatakan bahwa pengembangan UMKM telah menjadi salah satu strategi utama Bank Indonesia dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, kami sangat menggiatkan UMKM agar memanfaatkan teknologi digital dan segala instrumen non tunai yang tersedia untuk mendukung bisnis mereka. Program #IbuBerbagiBijak diharapkan dapat membekali perempuan pelaku UMKM dengan pengetahuan manajemen keuangan yang mereka butuhkan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengupas Tantangan Industri...
Mengupas Tantangan Industri Keuangan Non Bank, OJK: Transformasi On Track
Izin Uang Teman Dicabut,...
Izin Uang Teman Dicabut, Jumlah Pinjol Resmi Kini 102 Perusahaan
OJK: Moratorium Fintech...
OJK: Moratorium Fintech P2P Lending Dicabut Pada Kuartal III 2023
Roadmap Fintech P2P...
Roadmap Fintech P2P Lending 2023-2028 Meluncur, Perkuat Pelindungan Konsumen dan Pembiayaan Produktif
Literasi dan Inklusi...
Literasi dan Inklusi Keuangan Warga Indonesia Capai 49,68%
Menyadari Kelemahan,...
Menyadari Kelemahan, OJK Akui Butuh Bantuan Fintech Lending
Berita Terkini
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
5 menit yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
11 menit yang lalu
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
24 menit yang lalu
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
24 menit yang lalu
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
37 menit yang lalu
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
1 jam yang lalu
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved