Kemendag Dukung Palestina Tingkatkan Akses Pasar Internasional

Kamis, 25 Juli 2019 - 21:01 WIB
Kemendag Dukung Palestina...
Kemendag Dukung Palestina Tingkatkan Akses Pasar Internasional
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya Palestina untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas dalam perdagangan internasional. Sekretaris Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Moga Simatupang mengungkapkan, setelah Indonesia menghapus tarif bea masuk produk kurma dan minyak zaitun asal Palestina, kali ini pemerintah Indonesia mendukung pelaksanaan lokakarya "Export-led Prosperity, Made in Palestine" di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Lokakarya tersebut merupakan salah satu rangkaian misi dagang Pemerintah Palestina ke Indonesia. Acara tersebut dibuka Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair SM Al Shun, serta dihadiri Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia bidang Timur Tengah Mufti Hamka Hasan dan Delegasi Misi Dagang Palestina.

"Kegiatan lokakarya ini merupakan yang pertama kali dilakukan dan kesempatan baik untuk memperkenalkan produk barang dan jasa Palestina kepada mitra dagang potensial di Indonesia. Dengan demikian, para pengusaha Indonesia dapat mengidentifikasi produk maupun investasi apa yang potensial dilakukan kerja sama dengan Palestina," ujar Moga.

Moga melanjutkan, sebagai mitra Kementerian Ekonomi Nasional Palestina pada The Standing Committee for Economic and Commercial Cooperation of the Organization of the Islamic Cooperation (COMCEC) Trade Working Group, hubungan dagang Indonesia dan Palestina masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan.

Pemerintah Indonesia berencana memberikan kemudahan bagi produk-produk Palestina masuk ke Indonesia sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah dalam peningkatan hubungan dagang tersebut.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, total perdagangan Indonesia-Palestina pada 2018 mencapai USD3,5 juta. Ekspor Indonesia pada 2018 tercatat sebesar USD2,8 juta atau naik 34% dibanding 2017; sedangkan impornya sebesar USD727 ribu atau naik 113%.

Produk-produk ekspor Indonesia ke Palestina meliputi ekstrak, esens, dan konsentrat kopi, teh (USD2,1 juta); pasta (USD356 ribu); roti, pastri, kue, biskuit, dan peralatan toko roti (USD192 ribu); piring, alas, dan perkakas dari karet vulkanisir (USD43,3 ribu); arang kayu (USD30 ribu).

Sedangkan, produk impor utama Indonesia dari Palestina adalah kurma segar atau dikeringkan (USD722,7 ribu) dan minyak zaitun dan fraksi lainnya dari zaitun (USD4,1 ribu). Impor kedua produk dari Palestina tersebut sebelumnya dikenai tarif MFN.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mendag Dorong Anggota...
Mendag Dorong Anggota APEC Kolaborasi Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi
Tiga Jurus Kemendag...
Tiga Jurus Kemendag Masifkan Ekonomi Digital
Wamendag Sebut Pemulihan...
Wamendag Sebut Pemulihan Ekonomi Penting Agar Terhindar dari Resesi
Mendag Dorong Roda Ekonomi...
Mendag Dorong Roda Ekonomi di Pasar Tradisional Terus Berputar
Ekonom: Terapkan Protokol...
Ekonom: Terapkan Protokol Ketat di Pasar Tradisional Agar Ekonomi Berputar
Kemendag: Ekonomi Kreatif...
Kemendag: Ekonomi Kreatif Punya Potensi Besar untuk Ekspor
Berita Terkini
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
27 menit yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
45 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
1 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
3 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
3 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved