IHSG Diprediksi Masih Melemah, Cermati 6 Saham Ini

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 08:33 WIB
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Melemah, Cermati 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat ini diprediksi masih melemah. Kamis kemarin, IHSG ditutup jatuh8,96 poin atau 0,14% menjadi 6.381,54.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD masih berada di area positif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI di area netral.

Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. BBTN
Sebelumnya terlihat pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 2360-2400, dengan target harga secara bertahap di level 2440, 2560, 2710, 3060 dan 3410. Support: 2360 dan 2280.

2. BMRI
Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 7600-7800, dengan target harga secara bertahap di level 7900, 8050 dan 8650. Support: 7425.

3. GIAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 390-400, dengan target harga secara bertahap di level 420, 440 dan 460. Support: 390, 380 dan 370.

4. WIKA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 2280-2340, dengan target harga secara bertahap di level 2380 dan 2430. Support: 2280 dan 2250.

5. WSBP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 354-370, dengan target harga secara bertahap di level 386, 408, 434, 498 dan 560. Support: 354, 336 dan 306.

6. WSKT
Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA 60 dan MA 120 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1920- 1940, dengan target harga secara bertahap di level 1980, 2030 dan 2240. Support: 1825.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
5 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
6 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved