Inflasi Capai 0,31%, BI Konsisten Jaga Stabilitas Harga

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 10:36 WIB
Inflasi Capai 0,31%,...
Inflasi Capai 0,31%, BI Konsisten Jaga Stabilitas Harga
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini untuk memastikan inflasi tetap rendah dan stabil.

"Kami prakirakan inflasi tahun ini berada di bawah titik tengah, kisaran sasaran inflasi 3,5±1%," ujar Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Onny Widjarnako di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik melansir inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juli 2019 tetap terkendali. Inflasi IHK pada Juli 2019 tercatat 0,31% (mtm), menurun dibandingkan inflasi bulan sebelumnya 0,55% (mtm).

Penurunan inflasi didorong oleh inflasi kelompok inti dan volatile food yang terjaga serta deflasi kelompok administered prices. Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK mencapai 2,36% (ytd) atau 3,32% (yoy) sampai dengan Juli 2019. Tidak banyak berubah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,28% (yoy).

Ke depan, inflasi inti tetap terkendali didukung ekspektasi yang terjaga. Inflasi inti tercatat 0,33% (mtm) pada Juli 2019, sedikit menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,38% (mtm).

Komoditas utama penyumbang inflasi kelompok inti adalah emas perhiasan, uang sekolah, upah tukang bukan mandor, bimbingan belajar, dan sepeda motor. Secara tahunan, inflasi inti tercatat 3,18% (yoy), sedikit menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,25% (yoy).

Inflasi inti yang terkendali tidak terlepas dari konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, termasuk dalam menjaga pergerakan nilai tukar sesuai fundamentalnya.

Inflasi kelompok volatile food melambat, meskipun perkembangan harga di beberapa komoditas pangan tetap perlu menjadi perhatian. Kelompok volatile food mencatat inflasi 0,89% (mtm), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,70% (mtm).

Penurunan inflasi volatile food terutama bersumber dari komoditas bawang merah, bawang putih, tomat sayur, ikan segar, jeruk, kelapa, dan minyak goreng yang mencatat deflasi.

Namun demikian, komoditas aneka cabai menjadi penyumbang inflasi, sebagai dampak kurang menguntungkan dari musim kemarau. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat 4,90% (yoy), stabil dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 4,91% (yoy).

Kelompok administered prices kembali mencatat deflasi pada Juli 2019.Kelompok administered prices mencatat deflasi 0,36% (mtm) pada Juli 2019, lebih dalam dibandingkan dengan deflasi bulan sebelumnya sebesar 0,09% (mtm).

Deflasi pada kelompok administered prices dipengaruhi berlanjutnya dampak kebijakan penurunan tarif batas atas angkutan udara, serta koreksi tarif angkutan antarkota dan tarif kereta api setelah hari raya Idul Fitri.

Secara tahunan, kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 2,22% (yoy), meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,89% (yoy).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
4 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
5 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved