Tampung Aspirasi, Manajemen Gojek Temui Peserta Aksi

Senin, 05 Agustus 2019 - 19:57 WIB
Tampung Aspirasi, Manajemen...
Tampung Aspirasi, Manajemen Gojek Temui Peserta Aksi
A A A
JAKARTA - Prinsip terbuka menyambut aspirasi para mitra dibuktikan oleh Gojek. Tiga perwakilan manajemen aplikasi karya anak bangsa itu tampil di atas mobil komando para peserta aksi di kawasan Pasaraya, Blok M, Jakarta Selatan.

Tiga manajemen Gojek naik ke atas mobil dengan kelengkapan pengeras suara itu dipimpin Vice President Corporate Affair Gojek, Michael Say. Ketiganya mendengarkan aspirasi para peserta aksi yang tergabung dalam kelompok mengatasnamakan Gerhana.

Aspirasi disampaikan para peserta aksi dilakukan secara bergantian melalui pengeras suara pada mobil komando yang berbeda. Saling berhadapan. "Pada dasarnya, kami selalu terbuka menyambut aspirasi mitra driver kami dan kami menghargai masukan-masukan yang dapat membuat Gojek menjadi semakin baik," ucap Michael di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Mediasi secara terbuka tersebut dilakukan setelah para peserta aksi menolak mediasi secara perwakilan. Beragam pertanyaan, keluhan, dan saran langsung direspon manajemen Gojek melalui kesempatan tersebut.

Mulai dari soal suspensi sampai pemberlakuan tarif. "Kami sebenarnya sudah menyampaikan langsung kepada mitra bahwa forum penyampaian pendapat yang terbaik adalah melalui diskusi terarah yang kondusif, salah satunya melalui Kopdar Mitra Gojek yang kami rutin adakan," ungkapnya.

Michael menegaskan, Kopdar merupakan wadah diskusi resmi yang rutin digelar Gojek. Terbuka bagi seluruh mitra. Pada setiap kesempatan itu lah setiap persoalan terbuka untuk dibahas. "Dalam kesempatan kali ini, masukan-masukan mitra kami terima dengan baik," terusnya.

Terkait dengan suspensi, manajemen Gojek menjelaskan bahwa mekanismenya sudah diketahui semua pihak. Diberikan kepada para pelaku tindak kecurangan yang merugikan. "Tapi kami tidak berhenti untuk terus melakukan perbaikan," ucap Michael.

Sedangkan terkait dengan tarif, Gojek sudah memberlakukan skema sesuai dengan diatur regulator. Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan batas atas dan bawah tarif transportasi online, termasuk ojek online.

"Lagipula, soal tarif ini tidak mungkin kami memberlakukan skema yang akan memberatkan dan merugikan rekan semuanya. Sebaliknya kami selalu mencarikan yang terbaik untuk kesejahteraan anda semua," tegas Michael.

Setelah sekitar satu jam berdiri dan bicara di atas mobil komando, Michael dan perwakilan manajemen Gojek lainnya berpamitan.

Para peserta aksa sendiri terpecah. Sebagian di antaranya setuju dengan mediasi yang sudah dijalankan sebelum tengah hari. Maka sebagian peserta aksi membubarkan diri sejak sekitar pukul 15:00 WIB.

Jenderal Lapangan Gerhana, Wendi, mengapresiasi sikap aspiratif dan prinsip terbuka Gojek dalam menghadapi peserta aksi. "Kami tentu tidak menginginkan adanya kericuhan. Ricuh biasanya terjadi jika tidak terjalin komunikasi yang baik," kata dia.

Maka pihaknya menyambut positif mediasi kedua yang terjadi jelang petang. Proses tersebut terjadi antara manajemen Gojek diwakili Michael bersama 12 orang perwakilan peserta aksi.

"Kami sepakat untuk melakukan FGD (Forum Group Discussion) dalam waktu dekat. Mungkin antara tanggal 12 Juli sampai Agustus difasilitasi pihak kepolisian," ucapnya. Peserta aksi membubarkan diri dengan damai tepat memasuki adzan maghrib.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rencana Kenaikan Tarif...
Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online hingga 15 Persen
Kemenhub: Kenaikan Tarif...
Kemenhub: Kenaikan Tarif Ojol 15% Belum Final
Miris, Driver Ojol Jarang...
Miris, Driver Ojol Jarang Dapat Bonus dan Tips Sejak Tarif Berubah
Driver Ojol Khawatir...
Driver Ojol Khawatir Kenaikan Tarif Bikin Pendapatan Menurun
Daya Beli Konsumen Belum...
Daya Beli Konsumen Belum Pulih, Tarif Ojol Jangan Sampai Naik Tinggi
Dibagi 3 Zona, Ini Rincian...
Dibagi 3 Zona, Ini Rincian Tarif Baru Ojek Online yang Resmi Berlaku Mulai 10 September 2022
Berita Terkini
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
34 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
55 menit yang lalu
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
57 menit yang lalu
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
1 jam yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
1 jam yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
2 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved