Perang Dagang Bakal Menekan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Senin, 05 Agustus 2019 - 23:41 WIB
Perang Dagang Bakal...
Perang Dagang Bakal Menekan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tidak akan berjalan mudah. Penyebabnya eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang bisa menekan ekonomi nasional.

Dan perlambatan ekonomi Indonesia ini, kata dia, juga terjadi di beberapa negara lain.

"Jadi tantangan kedepan tidak mudah. Kalau dilihat pertumbuhan ekonomi negara-negara lain yang juga sudah dirilis, menunjukkan perlambatan. Pekan depan akan banyak sekali negara yang merilis kinerja perekonomian dan prediksinya juga mengalami perlambatan. Jadi ini tantangan yang tidak mudah," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia menambahkan perang dagang kedepannya semakin memanas. Hal itu didorong berbagai pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengindikasikan bakal kembali menerapkan tarif impor 10% kepada produk-produk China senilai USD300 miliar.

"Kondisi tersebut menunjukkan ketidakpastian dalam perang dagang dan sulit diprediksi," jelasnya.

Dia pun berharap pemerintah bisa menggenjot investasi di Indonesia. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia agar sesuai target yang ditetapkan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Data Ekonomi Terbaru...
Data Ekonomi Terbaru dari BPS: Neraca Dagang Surplus 63 Bulan, Nilai Tukar Petani Naik
BPS: Indonesia Resmi...
BPS: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 3,49%
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus karena Ekonomi Belum Sepenuhnya Pulih
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
11 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
29 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved