Rupiah Ditutup Jaga Tren Positif, Pounds Terjebak Dekat Posisi Terendah
Rabu, 07 Agustus 2019 - 16:59 WIB
Rupiah Ditutup Jaga Tren Positif, Pounds Terjebak Dekat Posisi Terendah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (7/8/2019) ditutup menjaga tren positif sepanjang hari untuk menjadi sinyal kebangkitan, usai terpuruk cukup dalam pada sesi sebelumnya. Kebangkitan mata uang Garuda mengiringi Pounds yang masih terjebak dekat posisi terendah, meski aksi jual mulai menyusut.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah membaik jadi Rp14.219/USD dari sebelumnya Rp14.270/USD. Pergerakan rupiah pada perdagangan tengah pekan berada pada kisaran level Rp14.215 hingga Rp14.341/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg pada perdagangan spot exchange juga menanjak ke posisi Rp14.225/USD dibandingkan sesi penutupan Selasa, kemarin di level Rp14.276/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.215-Rp14.291/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga merangkak naik untuk berada pada level Rp14.240/USD, meski hanya merayap tipis. Sebelumnya rupiah lesu saat berhadapan dengan USD di level Rp14.245/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.275/USD untuk memperlihatkan mata uang Garuda masih naik turun. Posisi ini memperlihatkan rupiah bangkit usai sebelumnya tenggelam saat berada pada level Rp14.344/USD.
Sementara seperti dilansir Reuters, para pelaku pasar menghentikan penjualan besar-besaran Pound pada hari Rabu, tetapi mata uang Inggris tersebut tetap terjebak di dekat posisi terlemah sejak 2017 dimana analis memperkirakan volatilitas baru.
Tercatat Pounds sedikit lebih rendah pada posisi USD1,2151 pada hari ini, tidak jauh dari level terendah 31 bulan di posisi USD1,2080 yang dicapai pada awal bulan. Melawan euro, pounds juga tidak jauh dari level terendah 23 bulan pada hari Selasa, dimana perdagangan terakhir cenderung mendatar ke level 92,10 pence.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah membaik jadi Rp14.219/USD dari sebelumnya Rp14.270/USD. Pergerakan rupiah pada perdagangan tengah pekan berada pada kisaran level Rp14.215 hingga Rp14.341/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg pada perdagangan spot exchange juga menanjak ke posisi Rp14.225/USD dibandingkan sesi penutupan Selasa, kemarin di level Rp14.276/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.215-Rp14.291/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga merangkak naik untuk berada pada level Rp14.240/USD, meski hanya merayap tipis. Sebelumnya rupiah lesu saat berhadapan dengan USD di level Rp14.245/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.275/USD untuk memperlihatkan mata uang Garuda masih naik turun. Posisi ini memperlihatkan rupiah bangkit usai sebelumnya tenggelam saat berada pada level Rp14.344/USD.
Sementara seperti dilansir Reuters, para pelaku pasar menghentikan penjualan besar-besaran Pound pada hari Rabu, tetapi mata uang Inggris tersebut tetap terjebak di dekat posisi terlemah sejak 2017 dimana analis memperkirakan volatilitas baru.
Tercatat Pounds sedikit lebih rendah pada posisi USD1,2151 pada hari ini, tidak jauh dari level terendah 31 bulan di posisi USD1,2080 yang dicapai pada awal bulan. Melawan euro, pounds juga tidak jauh dari level terendah 23 bulan pada hari Selasa, dimana perdagangan terakhir cenderung mendatar ke level 92,10 pence.
(akr)