Difasilitasi Kemenperin, IKM Furnitur Sukoharjo Tembus Pasar AS

Minggu, 11 Agustus 2019 - 10:01 WIB
Difasilitasi Kemenperin,...
Difasilitasi Kemenperin, IKM Furnitur Sukoharjo Tembus Pasar AS
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) semakin aktif memacu pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya. Berbagai fasilitasi program dan kegiatan strategis dijalankan agar produk IKM nasional bisa berdaya saing sehingga mampu menembus pasar global.

"Dalam mendorong para pelaku IKM dapat mengakses pasar global, di tahun 2018, kami menjalin kerja sama dengan PT Anugerah Tangkas Transportindo sebagai Alibaba Authorized Partner di Indonesia, untuk memfasilitasi pelaku IKM," ungkap Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam siaran pers yang dikutip Minggu (11/8/2019).

Melalui perjanjian kerja sama tersebut, sebanyak 10 pelaku IKM nasional difasilitasi menjadi Gold Member dalam marketplace Alibaba.com. Para pelaku IKM mendapatkan pelatihan, antara lain mengenai cara menghadapi calon pembeli dari luar negeri, serta trik-trik untuk mengoptimalkan hasil pencairan produk mereka di dalam situs e-commerce Alibaba.com.

"Pada bulan Agustus 2019 ini, program tersebut telah menunjukkan hasilnya, dengan telah diterimanya order perdana dari Amerika Serikat senilai lebih dari USD20.000 untuk salah satu pelaku IKM yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni UD Surya Abadi Furniture yang berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah," papar Gati.

Pihaknya juga telah menjalankan beberapa program strategis lainnya untuk mendongkrak produktivitas dan daya saing pelaku IKM nasional, di antaranya melalui kegiatan revitalisasi sentra IKM, pengembangan produk IKM, serta restrukturisasi mesin dan peralatan. Melalui kegiatan-kegiatan ini, kata dia, diharapkan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk-produk pelaku IKM meningkat, bahkan bisa menembus dan memperluas akses ke pasar ekspor.

Mengenai keberhasilan perusahaannya dalam mendapatkan pembeli baru dari AS tersebut, Rining Nurfarida selaku pemilik usaha menyampaikan kegembiraannya, karena produknya bisa diterima oleh konsumen luar negeri. "Kami sangat senang dapat diikutkan dalam program fasilitasi pelaku IKM di dalam e-commerce global ini. Selain itu, menunjukkan pula bahwa produk kami cukup kompetitif di pasar ekspor," ujarnya.

Kemenperin mencatat, sepanjang Januari-Juni 2019, pengapalan produk manufaktur nasional mampu menembus nilai USD60,14 miliar. Nilai ini berkontribusi sebesar 74,88% dari capaian ekspor nasional yang menyentuh angka USD80,32 miliar di semester pertama tahun ini.

Adapun tiga sektor terbesar dalam menyokong nilai ekspor nasional pada semester I-2019 yaitu industri makanan sebesar USD12,36 miliar, kemudian industri logam dasar USD8,14 miliar, disusul industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD6,37 miliar.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran
Kemenperin Dorong IKM...
Kemenperin Dorong IKM Tembus Pasar Ekspor, Ini Caranya
Resep Kemenperin Lezatkan...
Resep Kemenperin Lezatkan IKM Pangan
Mengintip Resep Sukses...
Mengintip Resep Sukses IKM Unggulan Indonesia Food Innovation 2021
Pemenang Startup4Industry...
Pemenang Startup4Industry 2020 Ciptakan Otomasi Penopang Produksi IKM
Berita Terkini
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
13 menit yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
40 menit yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
1 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
2 jam yang lalu
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
4 jam yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved