BI Tegaskan Masih Ada Ruang untuk Longgarkan Kebijakan

Minggu, 11 Agustus 2019 - 17:01 WIB
BI Tegaskan Masih Ada...
BI Tegaskan Masih Ada Ruang untuk Longgarkan Kebijakan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan masih mempunyai ruang untuk melonggarkan kebijakan, baik makroprudensial ataupun kebijakan moneter. Namun eksekusinya akan tergantung dari pengaruh faktor eksternal ke dalam negeri.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, jika secara global sudah terlihat adanya perlambatan ekonomi serta perang dagang makin memburuk, maka negara-negara secara umum akan lebih membutuhkan kebijakan moneter yang sifatnya longgar.

"Artinya kalau mereka sudah mulai melonggarkan kebijakan moneter, maka di domestik akan berdampak dengan terbukanya ruang untuk melonggarkan kebijakan kita," ujarnya di Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Namun, kata Destry, yang harus dilihat untuk pertamakalinya adalah stabilitas. Jika stabilitas yang dilihat dari inflasi sudah mulai terkendali serta nilai tukar relatif stabil, maka selanjutnya adalah bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Tentunya salah satu kebijakan moneter apakah penurunan suku bunga itu hanya jadi satu bagian dari satu rangkaian kebijakan yang secara keseluruhan untuk mendorong Pertumbuhan ekonomi sendiri," ungkapnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Indonesia Kembali...
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Thomas Djiwandono Blak-blak...
Thomas Djiwandono Blak-blak Soal Sinergi Fiskal dan Moneter di Masa Depan
BI Tetap Tahan Suku...
BI Tetap Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6%
Paradoks Fleksibilitas...
Paradoks Fleksibilitas dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia...
Gubernur Bank Indonesia Ungkap Arah Kebijakan Moneter di 2023
Inersia Moneter: Perilaku...
Inersia Moneter: Perilaku dan Psikologi di Balik Kebijakan Bank Sentral
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
40 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
55 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved