Gandeng PNM-IM Raup Rp1 T, PTPN III Pacu Transformasi Bisnis

Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46 WIB
Gandeng PNM-IM Raup...
Gandeng PNM-IM Raup Rp1 T, PTPN III Pacu Transformasi Bisnis
A A A
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN III) menggandeng PT PNM Investment Management (PNM-IM) melakukan diversifikasi pembiayaan atau fund raising dengan menerbitkan surat utang syariah (sukuk). Hingga saat ini, minat investor mencapai lebih dari sebesar Rp1 triliun.

Direktur Keuangan PTPN III Mohammad Yudayat mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk penambahan modal kerja dan investasi. Hal ini seiring dengan transformasi bisnis Perseroan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha.

"Perseroan terus meningkatkan semangat transformasi dan perbaikan kinerja. Hal ini tentu saja butuh dukungan dana. Karena itu, kami bangga bisa bekerja sama dengan PNM Investment Management yang telah membantu penggalangan dana. Ini merupakan bukti nyata sinergi BUMN yang patut dipertahankan ke depannya," tuturnya di sela acara penandatanganan Perjanjian Penerbitan Sukuk Ijarah II Tahun 2019 PTPN III di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Menurutnya, penandatanganan perjanjian penerbitan sukuk ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan financial closing untuk preliminary investment agreement antara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT PNM Investment Management (PNM-IM) pada acara Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali yang berlangsung pada 12-14 Oktober 2018.

Direktur Utama PNM Investment Management Bambang Siswaji mengatakan, perolehan dana sebesar Rp1 triliun ini merupakan tahap awal dari mandat total fund raising sebesar Rp2 triliun. Perseroan mengemas penggalangan dana itu melalui produk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) dengan underlying asset berupa Sukuk Ijarah II Tahun 2019 PTPN III. Sukuk ijarah ini telah mendapat rating single A(sy) dari Pefindo, lembaga pemeringkat efek nasional.

"Kami senang bisa mendukung PTPN III yang bisnisnya memiliki potensi besar untuk menghasilkan devisa. Kita akan terus berkomitmen meningkatkan peran pasar modal, khususnya reksa dana untuk mendukung sektor riil unggulan yang berorientasi ekspor," katanya.

Melihat kondisi pasar yang membaik, lanjut Bambang, pihaknya optimistis emisi sukuk ini bisa diserap pasar. Ini menyusul tingginya respons dan minat investor yang sudah masuk dari kalangan investor institusi.

Hal ini mengingat investor memandang PTPN III memiliki keunggulan kompetitif sebagai BUMN sektor perkebunan terbesar di Indonesia. Apalagi, PTPN III juga memiliki fundamental kinerja keuangan yang kuat.

Selain itu, ke depannya PTPN III akan mengembangkan produk biodiesel sebagai energi berkelanjutan. Hal ini memiliki prospek bisnis perkebunan yang kuat untuk tumbuh berkelanjutan ke depannya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi BUMN untuk Vaksinasi...
Sinergi BUMN untuk Vaksinasi Penyandang Disabilitas
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan...
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan Ekosistem Pariwisata Nasional
Sinergi Dua Anak Perusahaan...
Sinergi Dua Anak Perusahaan BUMN untuk Optimalisasi Aset
PTPN III Raih Dua Penghargaan...
PTPN III Raih Dua Penghargaan di Ajang Keterbukaan Informasi Publik Awards 2023
Wejangan buat Para Milenial...
Wejangan buat Para Milenial Holding BUMN Perkebunan
Pemanfaatan Riset Bisa...
Pemanfaatan Riset Bisa Bikin Pendapatan PTPN Group Tembus Rp100 Triliun
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
11 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
45 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
2 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved