Rupiah Untung Tipis 3 Poin ke Rp14.237/USD
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:03 WIB
Rupiah Untung Tipis 3 Poin ke Rp14.237/USD
A
A
A
JAKARTA - Mata uang safe haven tertekan akibat kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global, setelah Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk membatasi izin Huawei membeli pasokan teknologi dari perusahaan-perusahaan Amerika.
Tekanan ini mendukung mata uang emerging market, termasuk rupiah. Pada perdagangan Senin (19/8/2019), data Bloomberg mencatat rupiah ditutup menguat tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp14.237 per USD, berbanding Jumat pekan lalu di Rp14.240 per USD.
Awal perdagangan, rupiah dibuka menguat 39 poin atau 0,27% ke level Rp14.201 per USD. Sepanjang Senin ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.192-Rp14.240 per USD.
Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Senin petang ini, melemah 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.235 per USD, berbanding Jumat pekan lewat di Rp14.230 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.063-Rp14.293 per USD.
Melansir dari Reuters, masalah Huawei menjadi ujian besar apakah suasana perang dagang akan terus berlanjut di pasar mata uang. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama berada di level 98,201, lebih rendah dari posisi 98,339 yang dicapai pada Jumat pekan lalu.
Tekanan ini mendukung mata uang emerging market, termasuk rupiah. Pada perdagangan Senin (19/8/2019), data Bloomberg mencatat rupiah ditutup menguat tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp14.237 per USD, berbanding Jumat pekan lalu di Rp14.240 per USD.
Awal perdagangan, rupiah dibuka menguat 39 poin atau 0,27% ke level Rp14.201 per USD. Sepanjang Senin ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.192-Rp14.240 per USD.
Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Senin petang ini, melemah 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.235 per USD, berbanding Jumat pekan lewat di Rp14.230 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.063-Rp14.293 per USD.
Melansir dari Reuters, masalah Huawei menjadi ujian besar apakah suasana perang dagang akan terus berlanjut di pasar mata uang. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama berada di level 98,201, lebih rendah dari posisi 98,339 yang dicapai pada Jumat pekan lalu.
(ven)