Dolano.id Tawarkan Cara Pikir Baru dalam Industri Wisata

Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:10 WIB
Dolano.id Tawarkan Cara...
Dolano.id Tawarkan Cara Pikir Baru dalam Industri Wisata
A A A
JAKARTA - Bagi yang suka jalan-jalan atau berwisata, sebentar lagi akan dimudahkan dengan aplikasi baru. Namanya dolano.id. Aplikasi yang bermarkas di Solo, Jawa Tengah beda dengan aplikasi sejenisnya. dolano.id menawarkan konsep yang berbeda. Co-founder dan CEO dolano.id, Eryofilta Firamdani, mengatakan target aplikasi ini adalah memperbaiki cara berpikir industri pariwisata.

"Ada yang salah, yaitu dengan price competition, pasti ada yang dikorbankan contohnya service, environment, atau suistainbility. Target market (kita) akan mengikuti goal kita dengan teknologi karena semua bisa terkoneksi," kata Eryofilita Firamdani kepada wartawan di sebuah café di kawasan Bulungan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Eryo atau sering disapa Longkey ini menambahkan, dolano.id akan mengedepankan service atau pelayanan. Karena dari kajian dolano.id, harga bukan menjadi persoalan nomor satu.

Eryo menjelaskan dolano.id menawarkan cara berpikir baru dalam industri wisata. Dolano.id akan menghubungkan wisatawan nasional dan internasional dengan pemilih daerah wisata lokal seperti guide (pemandu), activity, situs, souvenir, warung makan dan lain-lain.

ia mengklaim, dolano.id ini adalah aplikasi pertama di dunia yang memudahkan wisatawan berkunjung ke seluruh penjuru nusantara dan dunia. Dolano.id menyediakan informasi wisata, booking transportasi, event and activity secara online dan real time. SEhingga, wisatawan tidak perlu membuat itinerary (rencana perjalanan) secara manual. Semua dilakukan secara online.

"Yang menarik kami juga menawarkan transportasi berupa mobil, personal (guide jalan kaki), andong dan becak," kata Eryo. Tentang sepeda motor, Eryo mengaku sudah ada aplikasi lain yang memenuhi tersebut.

Eryo mengaku tantangan terberat adalah menggandeng partner. Karena konsep yang ditawarkan oleh dolano.id kepada partner berbeda. Dalam hal menyeleksi partner, dolano.id akan cukup ketat. Surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian harus dikirim fisik. Sedangkan yang lain bisa via email.

"Untuk guide enggak harus yang bersertifikat. Tapi kalau ada akan lebih baik. Nah, sopir andong atau becak ini nanti yang berperan sebagai guide juga," kata Eryo.

Tentang pendanaan, Eryo mengaku tidak menutup untuk corporate besar untuk masuk. Namun dia menginginkan dolano.id berkembang secara natural. Saat ini, pihaknya telah menyiapkan versi 1.0 dan telah mempunyai rancangan hingga 6.0. Tentang kapan akan resmi diluncurkan, Eryo tengah mencari waktu yang tepat. Saat ini, dolano.id baru dibagikan kepada pihak terbatas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
26 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved