Stok Menggunung, UMKM Diminta Maksimalkan Marketplace

Kamis, 22 Agustus 2019 - 03:19 WIB
Stok Menggunung, UMKM...
Stok Menggunung, UMKM Diminta Maksimalkan Marketplace
A A A
BANDUNG - Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) meminta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan penjualan, terutama produk stok. Ketua Japnas Iwan Gunawan mengakui, salah satu persoalan industri kecil hingga besar adalah menumpuknya produk akibat berbagai hal. Baik karena penjualan yang belum maksimal atau perkembangan atau improvement produk sejenis.

"Pelaku usaha harus mengikuti perkembangan zaman. Mereka harus memanfaatkan jejaring online untuk membantu penjualan produk. Terkadang barang menumpuk di gudang, dan itu memakan biaya yang tidak sedikit," kata Iwan.

Menurut dia, salah satu media yang bisa digunakan untuk menjual produk stocking adalah Wowbid. Marketplace ini memungkinkan produsen menjual produknya secara lelang sehingga produk stok lama bisa dijual melalui media tersebut.

"Harapannya membantu UMKM di Jabar. Barang yang digudang bisa terjual. Di Jabar, pelaku UMKM saat ini sekitar 7 juta, sekitar 500.000 di antaranya adalah pengusaha mikro," imbuh dia.

Sementara itu, CEO & Founder dari PT Wowbid Perintis Nusantara Rafli Ridwan mengatakan, kehadiran Wowbid diharapkan memberi kontribusi dan meramaikan ekosistem marketplace di Indonesia. Sehingga penjualan digital lebih menarik dan pelaku bisnis lainnya agar memiliki lebih banyak pilihan platform untuk menjual produknya

Menurut dia, sejak diluncurkan di Google Play pada 19 Desember 2018, Wowbid telah memiliki lebih dari 491.000 pengguna terdaftar dari jumlah total keseluruhan yang telah mengunduh aplikasi mencapai lebih dari 660.000. Sementara dari produsen, ada sekitar 600 produsen atau penjualan dari pelaku UMKM. "150.000 pengguna, tercatat cukup aktif melakukan pembelanjaan dan lainnya. Kami mencatat sudah ada 60.000 transaksi lelang," kata dia.

Lebih lanjut Ia menerangkan, Wowbid terbuka bagi siapapun untuk lelang barang. Mulai dari produk kecantikan, gadget, elektronik, fashion, kerajinan dan produk lainnya. Pelelang bisa merupakan individu yang ingin melelang barang-barang di rumahnya yang sudah tidak terpakai, ataupun barang-barang langka yang jarang ada di pasaran.

Seller bisa juga merupakan pemilik brands atau manufacturers yang memiliki inventori barang dari musim sebelumnya yang ingin dapat segera dijual. Untuk memperluas penetrasi pasar, pihaknya menggandeng PT Pos Indonesia, Elzatta, dan Japnas. Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan akses konsumen dan pelaku usaha di Wowbid.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HaluApp Luncurkan Platform...
HaluApp Luncurkan Platform Marketplace Khusus Wibu
UMKM hingga Korporasi...
UMKM hingga Korporasi Indonesia Diajak Bangkit Melalui Bhinneka.Com
Tepat Memilih Lensa...
Tepat Memilih Lensa Kontak melalui Fitur Virtual Try On
Big Ramadhan Sale Saat...
Big Ramadhan Sale Saat PSBB, Trafik Shopee Meningkat Dua Kali Lipat
Tren Impact Investing,...
Tren Impact Investing, Amartha Bidik Milenial Pilih Platform Microfinance Marketplace
UMKM Ingin Pasarkan...
UMKM Ingin Pasarkan Produk di Marketplace, Begini Caranya
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
5 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
6 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
10 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
11 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
12 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved