Kesamaan Pengalaman Pahit Bikin Luhut Pede Investasi Indonesia-Afrika Lancar

Kamis, 22 Agustus 2019 - 17:28 WIB
Kesamaan Pengalaman...
Kesamaan Pengalaman Pahit Bikin Luhut Pede Investasi Indonesia-Afrika Lancar
A A A
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan meyakini hubungan Indonesia-Afrika bakal semakin kuat untuk membuat perdagangan dan investasi kedua negara semakin lancar. Berakhirnya Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019 di Nusa Dua, Bali menurut Luhut nantinya bakal menguntungkan.

“Saya bisa merasakannya dimana negara-negara Afrika ini sangat menunggu kita untuk membuka hubungan dan kemarin pun Presiden menegaskan bahwa kita adalah saudara," kata Menko Luhut di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya selama ini negara-negara yang mempunyai kapital besar tidak memiliki latar belakang yang sama dengan Afrikan. Namun lain halnya dengan Indonesia yang pernah mengalami menjadi negara miskin sehingga Luhut yakin bisa menyelesaikan masalah bersama-sama dengan lebih realistis dan melakukan pendekatan dengan hati, karena punya masalah yang sama.

“Saya katakan pada mereka, kita tidak hanya dayang dan ngambil, ngambil, ngambil lalu ekspor. Kami ingin juga ada nilai tambah. Pengalaman pahit seperti bagaimana orang datang investasi ke Indonesia hanya untuk mengambil saja, tidak pernah ada added value dan itu yang kita alami berpuluh-puluh tahun di Indonesia. Karena itulah kita berbagi pengalaman pahit ini kepada mereka agar tidak terulang lagi dan tentu kita juga berbagi pengalaman baik," papar Menko Luhut.

Lebih lanjut Ia mengutarakan, di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pemerintah ingin semua mempunyai nilai tambah. “Banyak investasi ke Indonesia itu hanya ambil hasil raw materiallalu diekspor balik. Di zaman Presiden Joko Widodo itu, kita mulai dengan nilai tambah," jelasnya.

Sambung dia mencontohkan seperti nikel, sekarang itu supply exchange sudah jalan di Morowali dari mulai nikel, stainless steel carbon steelkatoda hingga baterai litium dan nilainya sudah lebih dari sepuluh kali. Sehingga pada tahun depan yaitu 2021, bakal menjadi pengekspor stainless steel terbesar di dunia," ucap Luhut.

Dalam pernyataan bersama tersebut Menko Luhut juga menyinggung Jepang-Africa Forum, dimana Ia tengah mempertimbangkan untuk meminta kepada Jepang agar Indonesia juga bisa masuk lewat forum tersebut.

“Jadi pola seperti ini membuat mereka semua menjadi senang dan permintaan dari mereka tadi pertahanan misalnya, kelima negara tadi yang saya ketemu mereka semua ingin kerjasama. Misalnya pembelian baju-baju seragam militer. Saya sampaikan kami juga menawarkan seragam militer ke NATO, kami punya soft rifle bagus. Kemudian, kapal juga kami punya PT. PAL, serta industri pesawat terbang," ujarnya.

Menko Luhut mengatakan forum ini bisa menjadi tempat bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya di kawasan. “Menurut saya ini adalah potensi ini bagus. Ibu Menlu sudah sampaikan coba kita cari sekitar empat atau lima negara yang kita bisa take Jadi segera itu satu. Yang kedua, kita lihat mana potensi-potensi energi, minyak atau mineral yang bisa kita secure tapi harus ada added value nya tadi sehingga dengan begitu kita bisa maju,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut Sebut Indonesia...
Luhut Sebut Indonesia Negara Tujuan Investasi Nomor 4 di Dunia
Berita Terkini
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
16 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved