Dua Konsorsium Bersaing Garap Terminal 4 Soekarno-Hatta

Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:28 WIB
Dua Konsorsium Bersaing...
Dua Konsorsium Bersaing Garap Terminal 4 Soekarno-Hatta
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP/Persero) mengumumkan dua konsorsium akan menggarap desain pembangunan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

Pelaksana harian Senior Vice President of Head Corporate Secretary and Legal AP II Achmad Rivai mengatakan, kawasan Terminal 4 akan dibangun di atas lahan seluas 130 hektare.

“Seluruh kebutuhan tanah sudah dimiliki oleh Angkasa Pura II sehingga kami targetkan proses konstruksi nantinya bisa dilakukan dengan lancar. Tanah tersebut adalah yang saat ini digunakan untuk lapangan golf, perkantoran, dan terminal kargo,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Seiring dengan pembangunan Terminal 4 tersebut, maka kawasan kargo akan dipindah dan dikembangkan menjadi cargo village yang juga dapat mengakselerasi pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Terminal 4 dibangun dengan kapasitas sekitar 40 juta penumpang pesawat per tahun dan akan menjadi terminal terbesar di Indonesia.

Saat ini terminal terbesar Indonesia adalah Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun.

Konsep desain interior Terminal 4 sendiri adalah futuristik dan mengadopsi kebudayaan lokal. Di sisi teknologi informasi Terminal 4 juga memiliki konsep smart mobility, smart enviroment, dan smart security.

Dalam mendukung ‘Smart Mobility’ Terminal 4 memiliki self-check in counter, self-baggage drop, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Sedangkan ‘Smart Security’ tercermin dari fasilitas full body scanner x-ray serta smart CCTV.

Sementara dengan ‘Smart Environment’, Terminal 4 menjadi ecogreen airport dilengkapi sejumlah fasilitas antara lain smart grid dan intelligent building management system.

"Kami juga membuat konsep khusus terkait dengan komersial dimana memperhatikan tenant flow management dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan," ungkapnya.

Rivai menambahkan, keseluruhan konsep yang ada di Terminal 4 sangat memperhatikan seluruh proses seperti keberangkatan, check-in, kedatangan, transit, komersial, hingga transportasi publik dari dan ke terminal.

"Dilengkapi juga teknologi informasi terkini, Terminal 4 akan membawa harum nama Indonesia di tingkat global," ucapnya.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, pembangunan terminal empat Soekarno-Hatta, praktis akan menambah kapasitas jumlah penumpang di bandara tersibuk di Indonesia itu. Meski begitu, pembangunan terminal juga harus diimbangi dengan pendapatan dari sisi non-Aero. Dengan kata lain, bisnisnya juga harus jalan.

"Saya melihat ini potensi yang besar. Bukan hanya dalam tingkat meningkatkan pelayanan tapi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dari sisi pendapatan di luar Aero," tandasnya.

Menurutnya, hal itu juga bisa menambah pendapatan dari Angkasa Pura II asalkan dikelola dengan baik dan profesional.

"Sebab, dimana-mana bandara di negara maju kecenderungan pendapatan non Aero kini sudah lebih besar ketimbang pendapatan dari sisi udara,” ujarnya kepada KORAN SINDO.

Dia menambahkan, pembangunan terminal empat juga diharapkan terintegrasi dengan terminal lain sehingga memudahkan penumpang berpindah antar terminal.

“Yang lebih penting juga adalah mobilitas integrasinya. Kalau soal sistem pelayanan saya kira AP II sudah memiliki standar yang mau diterapkannya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pembangunan Terminal 4 Soetta diperkirakan menelan biaya Rp11 triliun dan ditargetkan rampung pada 2024. Terminal yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Indonesia ini memiliki luas lahan 130 hektare dengan kapasitas mencapai 45 juta penumpang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu juga menaruh perhatian terhadap Terminal 4 saat berkunjung ke Soekarno-Hatta pada Juni 2019. Kala itu, Jokowi meminta pembangunan Terminal 4 dimulai pada 2021 dan tuntas pada 2024.

“Kita harapkan nanti di 2021 terminal yang keempat juga sudah dibangun lagi. Tiga tahun rampung," kata Jokowi.

Setelah Terminal 4 berkapasitas 45 juta penumpang dibangun, lalu revitalisasi Terminal 1 dan 2 usai dengan kapasitas total 40 juta penumpang, ditambah dengan Terminal 3 berkapasitas 25 juta penumpang, maka Soekarno-Hatta secara keseluruhan memiliki kapasitas sekitar 110 juta penumpang per tahun.

"Total nantinya kita harapkan di sini bisa menampung 110 juta penumpang dengan plus terminal keempat,” beber Jokowi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penerbangan Berangsur...
Penerbangan Berangsur Pulih, AP II Optimalkan Kapasitas Terminal 2 dan 3
Siasati Pandemi, Angkasa...
Siasati Pandemi, Angkasa Pura Tutup Sementara Terminal 1 dan 2F
Mengenal Perbedaan Angkasa...
Mengenal Perbedaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura II Rumuskan...
PT Angkasa Pura II Rumuskan Protokol Antisipasi New Normal
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
Konsumsi Avtur Sumbagsel...
Konsumsi Avtur Sumbagsel Naik Seiring Bertambahnya Penerbangan
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved