Kinerja Asuransi Astra Terus Tumbuh Positif

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:34 WIB
Kinerja Asuransi Astra...
Kinerja Asuransi Astra Terus Tumbuh Positif
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Astra mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang 2019 ini. Bahkan, hingga akhir tahun ini Asuransi Astra optimistis mampu meraup premi hingga Rp4 triliun.

"Kami optimistis tahun ini melebihi target. Ya sekitar Rp4 triliun," ujar CEO Asuransi Astra, Rudy Che, dalam keterangannya kepada Koran SINDO-SINDOnews, Kamis (22/8/2019). Tahun 2018, pendapatan Asuransi Astra menembus angka Rp3,78 triliun.

Dari catatan Asuransi Astra, pada semester I 2019, total pendapatan GWP (total premi bruto) tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Pendapatan dari premi asuransi sepeda motor tumbuh seiring pasar kendaraan roda dua nasional yang tetap tumbuh positif.

Sehingga pendapatan GWP dari otomotif Astra tumbuh sekitar 7%-8% pada semester I. Selain itu, pertumbuhan semester pertama juga ditopang oleh pendapatan dari premi asuransi kesehatan dan komersial yang tumbuh double digit.

Untuk kinerja Semester I 2019, Asuransi Astra mencatatkan pendapatan premi senilai Rp2,43 triliun, tumbuh 9,63% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp2,21 triliun.

Sementara, lini bisnis komersial dan kesehatan bahkan mencatatkan pertumbuhan porsi premi menjadi sekitar 49% atau hampir setara dengan lini bisnis asuransi kendaraan bermotor sebagai andalan.

"Kalau bicara portofolio, ada produk asuransi otomotif, kesehatan, komersial. Komersial dan kesehatan ini tumbuh double digit, hal tersebut mendorong bottom line tumbuh," ujar Rudy.

Berkomitmen Menebar Kebaikan
Selain mencatat kinerja positif, Asuransi Astra juga terus menebar kebaikan dengan aktivitas sosialnya. "Karena prinsip kami dalam bisnis tidak melulu soal profit tapi berbuat baik untuk sesama," tegas Rudy.

Salah satunya yakni melaksanakan program corporate social responsibility (CSR) berupa revitalisasi terhadap puluhan sekolah pendidikan anak usia dini atau taman kanak-kanak (PAUD/TK) di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Medan.

Melalui peogram Pijar Ilmu, sejak tahun 2018, Asuransi Astra berfokus pada revitalisasi sekitar 50 perpustakaan sekolah di Indonesia, mengadakan kelas inspirasi yang diikuti 2.110 siswa di seluruh Indonesia, memberikan pelatihan manajemen keuangan dan kepemimpinan terhadap 579 guru.

Program #pijarilmu ini kemudian dilanjutkan pada 2019, dengan fokus yang berbeda, yakni revitalisasi terhadap PAUD/TK, khususnya bagi yang menerima anak berkebutuhan khusus.

"Kita melakukan ini karena melihat pendidikan berperan penting dalam memajukan kehidupan seseorang dan setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk menimba ilmu," ujar Chief Marketing Officer (CMO) Retail Business Asuransi Astra, Gunawan Salim.

Khusus di Sumba, Nusa Tenggara Timur, pihaknya saat ini tengah membangun bangunan untuk PAUD Hati Nurani yang menyelenggarakan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus. "PAUD Hati Nurani ini dibangun sepenuhnya dan bukan revitalisasi. Kita harapkan tanggal 31 Agustus dapat diresmikan bangunannya," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revolusi Health Tech:...
Revolusi Health Tech: Asuransi Astra Rilis Fitur Baru, Pasien Tak Perlu Lagi Antre Obat dan Bayar di Kasir
Asuransi Astra Luncurkan...
Asuransi Astra Luncurkan Produk Perlindungan Kesehatan Berbasis Digital
Mesin Uang Baru Astra...
Mesin Uang Baru Astra Ini Tembus Transaksi Rp131 Triliun, Kini Merambah Tiket Pesawat & Hotel!
Inovasi Jadi Kunci Perusahaan...
Inovasi Jadi Kunci Perusahaan Asuransi untuk Bertahan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
Covid-19 Melanda, Astra...
Covid-19 Melanda, Astra Life Beri Layanan Khusus Kemudahan kepada Nasabah
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
14 menit yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved