Pertanian Jembrana Dapat Bantuan 42 Unit Alsintan

Senin, 26 Agustus 2019 - 22:46 WIB
Pertanian Jembrana Dapat...
Pertanian Jembrana Dapat Bantuan 42 Unit Alsintan
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Jembarana Bali bersama Kementerian Pertanian, memberi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian khususnya tanaman padi, jagung, dan kedelai.

Bantuan yang diserahkan sebanyak 42 unit bersumber dari APBN. Diantaranya 1 unit combine harvester, 23 unit power thresher, 8 corn sheller, 4 unit traktor, 3 unit cultivator, dan 3 unit pompa air.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan bantuan alsintan itu diharapkan mampu mengakslerasi proses aktivitas pra panen dan pasca panen. Terutama saat turun tanam dan panen raya.

"Bantuan ini juga diharapkan mampu mengatasi permasalahan keterlambatan proses dari hulu hingga hilir sektor pertanian Jembrana," ujar Sarwo Edhy, Senin (26/8/2019).

Menurutnya, permasalahan dalam pertanian saat ini cukup kompleks dengan berkurangnya lahan pertanian, iklim atau cuaca, hama pengganggu, debit air irigasi yang makin berkurang, tingginya biaya usaha tani serta makin minimnya minat generasi muda menekuni pertanian.

"Kendala itu coba diatasi dengan berbagai terobosan melalui bantuan benih unggul, subsidi pupuk, alsintan, sarana prasarana, irigasi sampai pendampingan dan asurasi usaha tani padi," terang Sarwo Edhy.

Bupati Jembrana, I Putu Artha, menekankan pertanian kedepan mesti berbasis pada penerapan teknologi. Salah satunya melalui penggunaan alsintan guna meningkatkan hasil yang diperoleh.

"Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani/subak melalui prinsip tri sukses (sukses realisasi, sukses pemanfaatan dan sukses keberlanjutan? Bantuan juga jangan sampai mangkrak, kalau ada kendala minta dampingan kepada dinas pertanian," kata Artha .

Artha mengucapkan terima kasihnya kepada I Made Urip, Anggota Komisi IV DPR RI yang telah memfasilitasi bantuan alsintan kepada warga Jembrana melalui Kementerian Pertanian.

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kita berharap melalui sinergi dari pemerintah kabupaten serta pemerintah pusat ini mampu mengakselerasi pencapaian peningkatan produktivitas komoditas pertanian Jembrana," tandas Bupati Artha.

Sementara, I Made Urip mengatakan, pemerintah pusat di bawah Presiden Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sangat fokus akan pertanian. Hal itu tertuang dalam prioritas Nawacita dengan menegakkan kedaulatan pangan salah satunya dimulai dari bantuan benih pupuk, alsintan, dukungan pasca panen, sampai perbaikan infrastruktur tani dan jaringan irigasi benar-benar diperhatikan.

Ia mencatat kenaikan anggaran yang cukup besar disektor pertanian saat ini. Itu merupakan bukti keseriusan Pemerintah Pusat yang ingin memajukan pertanian.

"Kalau dulu tahun 2009, di awal saya menjabat, anggaran yang dialokasikan untuk pertanian sebesar Rp2,1 triliun, tahun ini sudah mencapai Rp31 triliun. Jadi kenaikannya signifikan sekali," papar Urip.

Angka itu, ditambahkan Made Urip, belum termasuk anggaran subsidi pupuk yang mencapai Rp20 triliun. Karena itu Urip mengajak petani Jembrana memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan baik, agar produktif dan bermanfaat.

"Alsintan ini akan mempercepat mekanisasi pertanian, sedangkan untuk pasarnya kita akan carikan bersama-sama," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Bengkel Alsintan...
Anggaran Bengkel Alsintan Rp738 Juta per Desa, Buat Apa Saja?
Ubah Mindset Petani...
Ubah Mindset Petani di Food Estate dengan Alsintan
Genjot Produktivitas...
Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dukung Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian lewat KUR
DPR: Jaga Produktivitas,...
DPR: Jaga Produktivitas, Bengkel Alat Pertanian Harus Didukung
Kejagung Periksa Tiga...
Kejagung Periksa Tiga Saksi dugaan Korupsi Alat Pertanian Kementan
Kejari Cirebon Tahan...
Kejari Cirebon Tahan Dua ASN Terkait Korupsi Alsintan Kementan
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
14 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
24 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
40 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
41 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
51 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved