IHSG Sesi I Meningkat ke Level 6.260 Saat Rupiah Tergelincir
Selasa, 27 Agustus 2019 - 12:48 WIB
IHSG Sesi I Meningkat ke Level 6.260 Saat Rupiah Tergelincir
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga perdagangan sesi siang, Selasa (27/8/2019) menghijau untuk tetap menjaga tren positif sejak pembukaan pagi tadi. Perbaikan bursa saham Tanah Air mengiringi kurs rupiah yang justru tergelincir terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
Pada sesi I perdagangan hari ini, IHSG meningkat 46,10 poin yang setara dengan 0,74% menjadi 6.260,61 untuk melanjutkan perbaikan sejak pembukaan yang mendapatkan tambahan 12,440 poin atau 0,20% ke level 6.226,95. Sedangkan pada penutupan kemarin, IHSG ditutup bertengger di 6.214,51.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur positif. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor properti yang meningkat 1,98% diikuti sektor consumer 1,39%. Sedangkan sektor yang melemah adalah pertanian mencapai minus 0,26%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,48 miliar dengan 9,27 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp165,07 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp902,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp737,49 miliar. Tercatat 238 saham naik, 187 turun dan 133 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) serta PT Grand Kartech Tbk. (KRAH). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG).
Di sisi lain pada pasar mata uang, kurs rupiah tergelincir dimana menurut Yahoo Finance hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.241/USD atau lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.240/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.225 hingga Rp14.244/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.243/USD atau balik terpeleset dibandingkan kemarin pada posisi Rp14.242/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.227-Rp14.243/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dengan perbaikan pada level Rp14.235/USD. Posisi ini cenderung lebih baik dari posisi kemarin di level Rp14.261/USD.
Pada sesi I perdagangan hari ini, IHSG meningkat 46,10 poin yang setara dengan 0,74% menjadi 6.260,61 untuk melanjutkan perbaikan sejak pembukaan yang mendapatkan tambahan 12,440 poin atau 0,20% ke level 6.226,95. Sedangkan pada penutupan kemarin, IHSG ditutup bertengger di 6.214,51.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur positif. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor properti yang meningkat 1,98% diikuti sektor consumer 1,39%. Sedangkan sektor yang melemah adalah pertanian mencapai minus 0,26%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,48 miliar dengan 9,27 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp165,07 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp902,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp737,49 miliar. Tercatat 238 saham naik, 187 turun dan 133 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) serta PT Grand Kartech Tbk. (KRAH). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG).
Di sisi lain pada pasar mata uang, kurs rupiah tergelincir dimana menurut Yahoo Finance hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.241/USD atau lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.240/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.225 hingga Rp14.244/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.243/USD atau balik terpeleset dibandingkan kemarin pada posisi Rp14.242/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.227-Rp14.243/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dengan perbaikan pada level Rp14.235/USD. Posisi ini cenderung lebih baik dari posisi kemarin di level Rp14.261/USD.
(akr)
Lihat Juga :